Terkini.id - Legislator Golkar DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Arfandy Idris meminta maaf atas kejadian yang melibatkan dirinya bersama wakil ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif.
Seperti diketahui, Arfandy dan Syaharuddin Alrif terlibat debat panas usai rapat paripurna internal finalisasi Ranperda Bantuan Hukum yang berlangsung di gedung tower lantai 9 DPRD Sulsel, Rabu 23 Juni 2021.
"Saya meminta maaf jika apa yang saya sampaikan pada rapat paripurna tadi tak berkenan dengan wakil ketua DPRD Sulsel. Secara pribadi saya minta maaf, karena bagaimanapun Pak Syahar itu adalah pimpinan dewan," ujar Arfandy.
Sebelumnnya, debat panas itu terjadi, ketika Syahar sapaan akrab Syaharuddin memimpin rapat Paripurna internal finalisasi Ranperda Bantuan Hukum ingin melanjutkan rapat itu dengan agenda peluncuran Aplikasi e-Aspirasi.
Video: Debat Panas Dua Legislator DPRD Sulsel, Nyaris Adu Jotos
https://youtu.be/U_hc47aa9cI
Namun pada rapat itu, Arfandy meminta Syahar agar menutup dulu rapat paripurna tersebut kemudian dilanjutkan dengan kegiatan peluncuran Aplikasi e-Aspirasi, karena tidak masuk dalam agenda paripurna dan dianggap menyalahi tata tertib dewan.
“Pimpinan sidang, sebaiknya paripurna ditutup terlebih dahulu karena launching e-Aspirasi ini tidak masuk dalam undangan paripurna. Kami juga mau tahu agenda apa ini (Launching)?. Pak Sekwan, mana surat agenda ini,” terang Arfandi sambil menunjuk monitor.
Syahar yang memimpin rapat tersebut bersikeras agar agenda peluncuran e-Aspirasi tetap dilanjutkan. Karena ia telah menyampaikan sejak awal rapat paripurna dibuka, bahwa akan rapat dilanjutkan dengan peluncuran e-Aspirasi.
“Agenda launching ini sudah saya sampai sejak awal ketika akan dibuka rapat paripurna ini. Lanjutkan saja launching ini,” ujar Syahar sembari meminta operator memutar video peluncuran e-Aspirasi.
Syahar yang memimpin rapat tersebut bersikeras agar agenda peluncuran e-Aspirasi tetap dilanjutkan. Karena ia telah menyampaikan sejak awal rapat paripurna dibuka, bahwa akan rapat dilanjutkan dengan peluncuran e-Aspirasi.
“Agenda launching ini sudah saya sampai sejak awal ketika akan dibuka rapat paripurna ini. Lanjutkan saja launching ini,” ujar Syahar sembari meminta operator memutar video peluncuran e-Aspirasi.
Sesudah memimpin rapat paripurna itu, Syahar turun dari meja pimpinan rapat, kemudian ia memukul meja salah satu anggota dewan sebari melontarkan berujar dengan nada tinggi.
“Anda (Arfandi) senior. Tapi tidak begitu caranya. Tidak ada saya takuti disini,” ujarnya dengan nada tinggi.
Sebagian anggota dewan lainnya mencoba melerai dan menenangkan Syahar yang mulai emosi terkait protes yang dilakukan Arfandy, sementara Arfandy mencoba menenangkan Syahar. Kemudian berjalan keluar meninggalkan ruangan rapat.










