Terkini, Jeneponto – Menjelang pembukaan peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, yang akan dipusatkan di Kabupaten Jeneponto, panitia pelaksana terus mematangkan persiapan. Stand peserta dari 24 kabupaten/kota sudah mulai ditata dan dihias oleh masing-masing perwakilan daerah.
Pelaksanaan Harkopnas ke-78 tahun 2025 ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Jeneponto. Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Andi Eka Prasetia, optimistis acara akan berlangsung sukses.

“Dengan gerakan koperasi, kami sudah melakukan berbagai persiapan, termasuk rapat koordinasi di Kantor Bupati Jeneponto yang dihadiri langsung oleh Bupati Paris Yasir,” ujarnya.
Mengusung tema “Koperasi Maju Indonesia Adil Makmur: Membangun Koperasi Menuju Ekonomi Gotong Royong yang Mandiri, Modern dan Berdigital”, rangkaian acara Harkopnas ke-78 akan berlangsung meriah. Di antaranya Expo dan Bazar UMKM, pameran produk koperasi unggulan, seminar koperasi, jalan sehat anti mager, fun run, lomba vlog dan blog, lomba menyanyi solo, hingga lomba paduan suara untuk gerakan koperasi.

Bupati Jeneponto, Paris Yasir, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan menjadikan Jeneponto sebagai tuan rumah. “Ini sebuah kebanggaan bagi masyarakat Jeneponto. Kami siap menyambut seluruh peserta dengan penuh keramahan,” kata Paris Yasir, Kamis, 21 Agustus 2025.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jeneponto, Mernawati, menambahkan bahwa sekitar 3.000 peserta dari seluruh Sulsel akan hadir. Pihaknya juga sudah menyiapkan fasilitas penginapan melalui kerja sama dengan warga, pemilik homestay, dan hotel setempat.

“Run down acara sudah kami susun dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Jeneponto dan Pemerintah Provinsi Sulsel,” jelasnya.
Peringatan Harkopnas ke-78 tingkat Sulsel di Jeneponto akan digelar pada 21–23 Agustus 2025. Ribuan peserta dan masyarakat diharapkan ikut serta memeriahkan kegiatan yang menjadi momentum penguatan gerakan koperasi menuju kemandirian dan modernisasi.










