Terkini.id, Jeneponto - Isak tangis dan haru mewarnai kedatangan 5 orang korban selamat kapal KM Kasma Indah 06 yang tenggelam di perairan Jampea dekat pulau Bembe, Kepulauan Selayar, 25 Desember 2022 lalu.
Tangisan harus pecah saat korban tiba di Kantor Bupati, jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Rabu, 4 Januari 2023.
Tangisan histeris oleh keluarga korban membuat Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar dan Wakil Ketua DPRD, Imam Taufiq serta sejumlah pejabat dan ASN turut merasakan kesedihan.
Ruang Pola Panrannuangta pun hening, tak ada suara lain selain suara tangisan para keluarga korban yang sudah lama menunggu kedatangan korban.
Sesuai pantauan Terkini.id, saat korban tiba di Kantor Bupati Jeneponto, keluarga korban langsung memeluk korban dengan isap tangis dan haru pun pecah.
Rasa haru semakin mendalam disaat Kepala Desa Bungen menyampaikan laporannya, dengan suara terbata-bata, Nurul Hardianty Magfirah Nur menyampaikan, korban kapal KM Kasma Indah 06 yang tenggelam di perairan Jampea, Kepulauan Selayar sebanyak 11 orang.
"Jumlah korban selamat 5 orang, 6 orang hingga saat ini belum ditemukan," kata Nurul Hardianty Magfirah.
Nurul Hardianty pun menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk berkoordinasi dengan Gubernur Sulawesi Selatan agar tetap melakukan pencarian.
"Saya sangat berharap kepada Pak Bupati agar berkoordinasi dengan Pak Gubernur untuk menjadikan musibah ini musibah nasional, kami berharap Pak Gubernur mengerahkan tim dan peralatan yang memadai, harapan kami jika warga saya sudah tak bernyawa, kami harap jasadnya ditemukan," tutur Nurul Hardianty yang tak kuasa menahan air matanya.
Tak lupa Nurul menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati, Iksan Iskandar yang dengan cepat membentuk tim untuk menuju ke Selayar.










