Inkonsistensi dan Ketajaman Lini Depan: Dua PR Besar PSM Makassar di Tangan Bernardo Tavares

Inkonsistensi dan Ketajaman Lini Depan: Dua PR Besar PSM Makassar di Tangan Bernardo Tavares

K
Kamsah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar – PSM Makassar boleh jadi salah satu tim yang paling ditakuti di Liga 1. Namun, statistik tak bisa menipu – peluang yang bertebaran belum cukup untuk mengantar mereka ke puncak klasemen.

Bernardo Tavares, arsitek permainan Juku Eja, menyadari ada yang harus dibenahi segera: akurasi penyelesaian akhir. Di tengah persaingan ketat, mampukah Tavares menjawab ekspektasi?"

Hasilnya, hingga pekan ke-10 Liga 1 2024-2025, PSM harus puas berada di posisi keenam klasemen sementara, jauh dari persaingan papan atas yang diharapkan.

Tavares, pelatih asal Portugal tersebut mengakui masalah utama tim berjuluk Juku Eja itu adalah rendahnya akurasi dalam penyelesaian akhir.

Menurutnya, serangan demi serangan yang telah terbangun dengan cukup baik kerap kandas ketika memasuki tahap akhir.

Ini bukan sekadar soal keberuntungan atau kesialan, tetapi sebuah kelemahan yang harus segera dibenahi demi menjaga asa bersaing di Liga 1 musim ini.

“Pola serangan kami sebenarnya sudah cukup baik. Kami mampu menciptakan banyak peluang berbahaya di depan gawang lawan, tetapi sering kali gagal mengonversi peluang-peluang itu menjadi gol. Kami perlu meningkatkan akurasi agar peluang tidak terbuang,” ujar Tavares yang dikutip d PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Selasa, 12 November 2024.

Di balik persoalan lini depan, PSM juga dihadapkan pada tantangan klasik yang dihadapi banyak tim di Liga 1: inkonsistensi performa ketika bermain di kandang lawan.

Meski tak terkalahkan di tiga laga kandang terakhir dengan mencatat tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya satu kekalahan, performa mereka di laga tandang belum menunjukkan hasil yang memuaskan.

Juku Eja, yang telah mencetak total 13 gol namun kebobolan enam kali, masih berjuang untuk membawa pulang poin penuh saat berada di luar kota Makassar.