Terkini.id, Jakarta - Pengacara Crazy rich asal Medan Indra Kenz atau Indra Kesuma , Wardaniman larosa memastikan bahwa kliennya akan hadir penuhi panggilan polisi.
"Iyaa (Indra Kenz) dipastikan akan hadir," kata Wardaniman.
Indra Kenz dijadwalkan diperiksa Bareskrim Polri terkait kasus Binomo pada Jumat pekan depan.
Dengan alasan harus berobat ke luar negeri, Indra Kenz membatalkan pemeriksaannya pada Jumat, 18 Februari 2022 lalu.
Pengacara menyatakan bahwa kliennya telah tiba di Indonesia dan tidak akan melewatkan pemeriksaan.
"Karena Indra Kenz sudah tiba di tanah air. Lagi karantina. (Agenda Jumat pekan depan) Sementara hanya ke Bareskrim," ujarnya.
Sementara itu, Indra Kenz mengakui bahwa aplikasi investasi Binomo ilegal. Crazy Rich asal Medan itu juga menyampaikan permintaan maaf kepada korban Binomo.
"Pada September 2019 saya pernah memberikan statement lewat video YouTube saya bahwa Binomo itu legal di Indonesia. Informasi tersebut salah dan keliru," kata Indra Kenz, sepwrti yang dikutip dari Detikcom. Minggu, 20 Februari 2022.
Pada awal 2020, Indra menyatakan telah berubah pikiran tentang Binomo. Binomo digambarkan sebagai aplikasi investasi ilegal oleh Indra Kenz pada saat itu.
"Di awal tahun 2020, saya pun sudah mengklarifikasi dan membuat pernyataan baru yang menyatakan platform Binomo binary option tersebut ilegal," ucap Indra.
Indra Kenz kemudian menyampaikan permohonan maaf. Dia meminta maaf kepada pihak yang merasa dirugikan atas konten di akun YouTube miliknya terkait cara berinvestasi melalui Binomo.
"Pada kesempatan ini, izinkan saya menyampaikan permohonan maaf kepada para pihak yang merasa dirugikan akibat konten-konten tersebut," katanya.










