Alasan Hindari Pertumpahan Darah, Presiden Afghanistan Kabur Saat Taliban Menyerbu Kabul, Warga Marah!

Alasan Hindari Pertumpahan Darah, Presiden Afghanistan Kabur Saat Taliban Menyerbu Kabul, Warga Marah!

Dzul Fiqram Nur

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Internasional - Negara Afghanistan kini menjadi sorotan dunia, hal itu lantaran para militan Taliban telah menguasai hampir seluruh wilayah negara tersebut.

Melansir Sindonews, Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani melarikan diri dari negaranya saat para milisi Taliban menyerbu ibu kota setempat, yakni Kabul.

Ashraf Ghani mengaku melarikan diri dari negaranya bersama beberapa jajarannya demi menghindari pertumpahan darah.

Adapun keputusan presiden Afghanistan tersebut sontak membuat warga dan politisi setempat marah.

Salah satu yang mengecam tindakan Ghani adalah Ketua Majelis Tinggi Rekonsiliasi Nasional, Abdullah Abdullah.

"Mantan Presiden Afghanistan telah meninggalkan Afghanistan. Ia pergi meninggalkan negara dalam kondisi saat ini. Tuhan akan memintanya bertanggung jawab," ujar Abdullah dikutip terkini.id dari Al-Jazeera via Kompas, Senin, 16 Agustus 2021.

Seorang politisi yang tidak ingin disebutkan namanya juga mengecam tindakan presiden Afghanistan dan mengatakan bahwa tindakan tersebut membuat malu negara.

Banyak yang bertanya-tanya, siapa sebenarnya kelompok Taliban tersebut?

Melansir Kompas, Taliban merupakan kelompok fundamentalis Islam, didominasi suku Pashtu yang memerintahkan Afghanistan dari tahun 1996 hingga 2001.

Pemerintahan Taliban terguling karena infasi Amerika Serikat bersama sekutu karena kelompok Taliban memberikan perlindungan kepada Al-Qaeda dan pemimpinnya, Osama bin Laden, dalang serangan 11 September 2001 di New York.

Pada awal Agustus 2021, Kelompok Taliban berkumpul kembali dari Pakistan dan memulai perlawanan terhadap pemerintah yang didukung Amerika Serikat di Kabul.