Berikut nama nama pelaku dan daftar perbuatan yang mereka timpakan padaku:
1.Nama Pelaku: R****** ****** alias O*** (Divisi Humas bagian Protokol di KPI Pusat)
Perbuatan: -Selama 2 tahun (2012-2014) memaksa saya membelikan makan seolah saya budak mereka.
-Sering memaki bernuansa SARA dan rasis seperti "Dasar Padang pelit!" dan mengatakan "Banci Lu!"
-Memimpin penelanjangan dan melecehkan seksual
-Merundung secara verbal (memaki, mencemooh, menghina, dll).
-Sembarangan menuduh bapak saya sakit karena semasa hidup makan uang korupsi padahal dia tak tahu apa apa tentang keluarga saya.
TKP: KPI Pusat, Jalan Gajah Mada, Jakpus, Gedung Bappeten.
2. Nama Pelaku: T***** ******* dan S*** ****** (Divisi Visual Data)
Perbuatan: Sepanjang tahun 2012-2015, mereka berdua membully dan mengatakan," Bapakmu sakit keras karena kamu anak durhaka!" "Kamu kok belum nikah, gak laku ya".
TKP: KPI Pusat Jalan Gajah Mada, Jakpus, Gedung Bappeten.
3. Nama Pelaku: R**** ******* (Divisi Visual Data)
Perbuatan: Pada tahun 2015, pelaku berperan memegangi tangan dan kaki kiri saya, lalu bersama sama menelanjangi saya di kantor KPI Pusat.
Di lain waktu, Remon juga pernah menendang bangku saya ketika sedang beristirahat sehingga saya merasa terintimidasi dan ketakutan.
Pada 2017, di Resort Prima Cipayung, Bogor, Remon berperan melempar saya ke kolam renang pada pukul 01:30 WIB.
4. Nama Pelaku: F**** ******* (Divisi Visual Data)
Perbuatan: Pada tahun 2015, pelaku berperan memegang tangan dan kaki kanan saya, lalu secara bersama sama menelanjangi saya.
-Memukul kepala saya di Tangga lantai 5
-Mengatai saya di grup percakapan kantor dengan ucapan porno dan kalimat kotor
TKP: KPI Pusat Jl Gajah Mada, Jakpus, Gedung Bappeten :
5. Nama Pelaku: E**** *********** (Divisi Visual Data)
Perbuatan: Pada tahun 2015, setelah saya telanjang dan dalam keadaan dikeroyok tak berdaya, Eries berperan mencorat coret Buah Zakar saya dengan Spidol.
TKP: KPI Pusat Jl Gajah Mada, Jakpus, Gedung Bappeten.
6. Nama Pelaku: C**** ****** (ex divisi visdat, sekarang divisi Humas bagian desain grafis)
Perbuatan: 2015, berperan memfoto kelamin saya yang sudah dicoret dan menyimpan gambar asusila. Saya tidak tahu foto yang masuk kategori pornografi itu sekarang disimpan dimana, yang jelas saya sangat takut jika foto tersebut disebarkan ke publik karena akan menjatuhkan nama baik dan kehormatan saya sebagai manusia.
7. Nama Pelaku: T**** ********** (Divisi Visual Data)
Perbuatan: -Tahun 2019, pelaku melempar/membuang tas saya sampai keluar ruangan kantor.
-Menyingkirkan bangku kerja saya sampai keluar ruangan kantor dan menulis “Bangku ini tak ada orangnya!”
TKP: Gedung baru KPI Pusat, Jalan Ir H Juanda No 36, Jakpus.
Dengan rilis pers ini, saya berharap rekan rekan media dapat memuat kisah ini. Bantu saya mempublikasi ini, barangkali dengan meluasnya cerita saya ini, Komisioner KPI Pusat jadi tergerak hatinya untuk menjatuhkan sanksi pada pelaku dan Polri mau memproses laporan saya...
Terima kasih...
Penyintas (MS)
JAKARTA, Rabu, 1 September 2021
Tanggapan KPI Pusat
Atas Informasi Dugaan Pelecehan Seksual dan Perundungan di Lingkungan Kerja KPI Pusat kami menyampaikan keprihatinannya dan akan menindak tegas terduga pelaku jika benar terbukti.










