Hari Jadi Ke-161 Jeneponto, Disdukcapil Laksanakan Pelayanan Aksi Sipakaada

Hari Jadi Ke-161 Jeneponto, Disdukcapil Laksanakan Pelayanan Aksi Sipakaada

S
Syarief

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jeneponto - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-161 Kabupaten Jeneponto, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menindaklanjuti surat edaran Pj Bupati Junaedi Bakri terkait Aksi Sipakaada melakukan pelayanan dengan memakai pakaian adat.

Pelayan yang bernuansa keriafan lokal itu dilaksanakan dari 29 April hingga 30 April 2024.

Hari Jadi Ke-161 Jeneponto, Disdukcapil Laksanakan Pelayanan Aksi Sipakaada

Sesuai pantauan Terkini, pemberlakuan pelayanan dengan memakai pakaian adat bukan hanya pada pelayanan di kantor Disdukcapil saja, namun juga terlihat pada saat pihak Disdukcapil melakukan langsung di luar kantor.

Seperti yang terlihat pada saat pihak Disdukcapil Jeneponto yang mengantarkan langsung dokumen kependudukan keluarga bayi Muhammad Ramadhan di Rumah Sakit (RS) Lanto Daeng Pasewang.

Hari Jadi Ke-161 Jeneponto, Disdukcapil Laksanakan Pelayanan Aksi Sipakaada

"Disdukcapil adalah bagian dari pendukung layanan mendasar pada masyarakat, yang merupakan kebutuhan utama dalam mendukung layanan pemerintahan lainnya, baik di sektor kesehatan, sosial, ekonomi dan pendidikan," Kata Kepala Dinas Dukcapil Jeneponto, Mustaufiq, Selasa, 30 April 2024.

Lebih lanjut Mustaufiq mengatakan, sebagai sebuah instansi pelayanan, Disdukcapil siap mewujudkan pelayanan yang non diskriminatif, cepat dan gratis.

"Pelayanan Sipakaada dalam rangka Hari Jadi Jeneponto ke-161, tentunya Disdukcapil siap melakukan pelayanan cepat," Ungkapnya.

Ditanya terkait bagaimana arahan Pj Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri terhadap bayi yang di rawat di RS Latopas dan menjadi bahan perbincangan netizen di media sosial, Mustaufiq mengaku telah diarahkan untuk bergerak cepat melayani terkait dokumen kependudukan orang tuanya.

Hari Jadi Ke-161 Jeneponto, Disdukcapil Laksanakan Pelayanan Aksi Sipakaada

"Jadi kemarin kami dapat informasi terkait bayi itu, dan bapak Pj Bupati telah mengarahkan untuk melakukan penanganan cepat, bayi atas nama Muhammad Ramadhan itu belum masuk dalam KK orang tuanya, jadi kita langsung menyelesaikan dokumen kependudukannya, dan pihak kami yakni, Kepala Unit Pelaksana Tugas pelayanan Kependudukan bersama beberapa staf langsung mengantarkan dokumen kependudukanny ke RS Latopas," Jelas Mustaufiq.

Menurutnya, sinyi, senyap dan tuntas merupakan spirit Disdukcapil Jeneponto dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Butta Turatea.

"