Ia pun mengancam akan mengempeskan ban kendaraan pemilik ruko yang berjualan bahan bangunan tersebut apabila yang bersangkutan tak menutup rukonya di malam hari.
"Surat tegur dari pemerintah itu. Kalau jam malam ini kasih kempes saja bannnya," kata salah seorang dari oknum ormas itu.
"Tidak ada penjual bahan bangunan sampai malam buka," sambungnya.
Oknum tersebut lalu mengaku bahwa dirinya merupakan kader Pemuda Pancasila Makassar. Ia pun menantang pemilik ruko itu.
"Saya Pemuda Pancasila, kau mau lawan Pemuda Pancasila? Ini ormas terbesar di Makassar!" teriaknya ke pemilik ruko sambil memperlihatkan jaketnya bercorak loreng-loreng oranye khas Pemuda Pancasila.
Menanggapi ucapan oknum ormas diduga kader Pemuda Pancasila itu, sang pemilik ruko pun menegaskan bahwa dirinya juga punya hak lantaran area di depan rukonya tersebut merupakan lahan bangunan miliknya.










