Terkini.id, Jakarta - Beberapa bulan pasca balapan MotoGP di Mandalika, muncul postingan akun tim pembalap yang mengaku belum menerima pembayaran dari pihak Mandalika Racing Team (MRTI)
Tim balap StyloBike di Instagram, mempertanyakan nasib pembalapnya dan pembayaran pada Mandalika Racing Team Indonesia (MRTI).
Untuk diketahui, MRTI berkolaborasi dengan Team StyloBike dalam event bakap CEV Moto2 2021 dengan menggunakan nama Pertamina Mandalika StyloBike.
Salah satu pebalapnya berasal dari Indonesia, yakni Dimas Ekky Pratama. Pebalap muda kebanggaan Tanah Air itu pernah turun di MotoGP kelas Moto2.
Dalam unggahan Team StyloBike, dituliskan, bahwa tidak ada respons dari tim Mandalika Racing Team Indonesia (MRTI). Team StyloBike juga mempertanyakan nasib Dimas Ekky dan pembayaran tim yang belum dilakukan MRTI sejak musim lalu.
"Bagaimana dengan Dimas? Pembalap Indonesia dengan Indonesia Sponsor? (Pertamina Mandalika) Apakah Anda berencana untuk membayar tim untuk musim 2021? Saatnya untuk mengatakan yang sebenarnya..'" tulis Team StyloBike.
Mengutip dari Kompascom, Presiden MRTI Rapsel Ali cuma membahas terkait kontrak Dimas Ekky dan enggan berkomentar masalah pembayaran.
"Awalnya yang bawa Stylo adalah SAG, bahwa ada tim balap mau nebeng nama tim. Saya persyaratkan bahwa wajib ada pebalap indonesia, maka masuklah Dimas," ujar Rapsel, Senin 2 Mei 2022 lalu.
"Tapi, Dimas tidak top 5 tahun kemarin, sehingga Dimas belum bisa ikut Moto2 GP. Sehingga, saya putuskan ke SAG untuk tidak lanjut ke 2022. Jadi, jika diperlukan informasi, silahkan hubungi langsung SAG," katanya. Soal pembayaran, Rapsel mengatakan, silakan langsung berhubungan dengan SAG, karena SAG yang membawa Team StyloBike.
Kemalsyah Nasution, yang sebelumnya diketahui menjabat sebagai Direktur MRTI, mengaku kurang begitu paham dengan masalah tersebut. Bahkan, dia menyebutkan sudah bukan menjadi bagian dari MRTI.
Saya sudah mengundurkan diri, kira-kira tidak lama setelah MotoGP Mandalika. Jadi, saya tidak bisa berkomentar soal masalah itu," ujar Kemal dikutip dari Kompascom.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi atau klarifikasi, baik dari pihak Team StyloBike maupun MRTI, atas permasalahan yang terjadi.
Di media sosial, banyak netizen yang menyoroti masalah tersebut dan mengaitkannya dengan event MotoGP Mandalika.
"Btw kata cebi, Mandalika MotoGP sukses. Kenapa bisa sampai terlilit utang?
Sekiranya belum mampu jadi penyelenggara, jangan memaksakan diri. Dari pada bikin malu.
Percuma ngadu ke Jokowi, karena pemerintah sendiri juga terlilit utang. Ruwet," tulis akun Kimberley20101.
Namun, netizen lain membela, dan menyebut itu tidak ada kaitannya dengan MotoGP Mandalika.
"Dia tuh siapa???
Mandalika Racing Team yang ngutang...kok dia kaitkan ama penyelenggaraan Mandalika MotoGP?
Emang gitu ya kelakuan para pembenci Jokowi tuh??
Terus temen2nya ga ada yg ngasih tau gitu klo ada yg error jeblok kaya gini?!," Tulis akun Santorinissun.










