Fakta Terbukti Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara

Fakta Terbukti Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara

R
Redaksi
Oliviane Nuah

Tim Redaksi

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Virus Corona yang menjadi pandemi di seluruh dunia oleh WHO telah mengakui bukti baru yang muncul bahwa virus ini bisa menyebar lewat udara. Hal itu dikemukakan WHO dalam briefing media di Jenewa (7 Juli 2020).

WHO melalui Maria Van Kerkhove selaku pemimpin teknis pandemik Covid-19 mengatakan, telah membicarakan mengenai virus corona yang menyebar lewat udara melalui partikel virus yang melayang sebagai salah satu bentuk transmisi dari covid-19.

Bennedeta Allegranzi, pemimpin teknis untuk pencegahan dan pengendalian virus corona, menyatakan bahwa ada bukti yang muncul tentang transmisi virus corona lewat udara meskipun tidak definitif. Transmisi virus lewat udara dimungkinkan terjadi jika lingkungan publik yang padat, tertutup dan berventilasi buruk, telah dideskripsikan dan tidak bisa dikesampingkan. Bukti-bukti akan terus dikumpulkan dan diinterprestasikan, demikian melansir dari Kompas.com.

Pengakuan dari WHO ini mengemuka atas dorongan para ahli dari berbagai negara sebanyak 239 orang dari 32 negara yang meminta WHO merevisi rekomendasinya.

WHO sebagai Badan Kesehatan dunia selama ini hanya menyampaikan bahwa virus corona secara umum hanya melalui droplet atau percikan yang keluar dari hidung dan mulut orang yang terinfeksi.

Oleh beberapa ahli tersebut membuat surat terbuka dan menandatangani surat tersebut, menyampaikan agar WHO merevisi pengakuannya bahwa virus corona bisa menyebar lewat udara.

Pembuktian akan penyebaran virus melalui udara memang tidak mudah dibuktikan, mengingat bisa menimbulkan ketakutan dan kepanikan dunia, sehingga WHO harus memeriksa dan mengumpulkan bukti-bukti tersebut sebelum melakukan perubahan pada nasihat WHO yang hanya mengharuskan menjaga jarak 1 meter.

Pernyataan WHO mengenai penyebaran virus corona melalui udara akan segera dipublikasikan ringkasan ilmiah tentang moda penyebaran virus corona yang terbaru.

Jubir Pemerintah Indonesia, Achmad Yurianto menanggapi informasi terbaru dari WHO ini Rabu, 8 Juli 2020.

Yurianto mengatakan penularan covid-19 melalui micro droplet (droplet berukuran mikro), sehingga masyarakat diwajibkan harus melaksanakan protokol kesehatan dan tidak mengabaikannya lagi.

Memakai dan menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dan menjaga jarak merupakan hal yang utama untuk dilakukan dengan rutin dan disiplin.

"Dalam hal pemakaian masker harus diperhatikan agar menggunakan masker dengan benar. Jika berada di ruangan tertutup atau di gerbong KRL ganti masker setelah sampai di kantor. Sirkulasi udara dalam ruangan yang tertutup harus sering dibuka pintu dan jendela sehingga ada pertukaran udara", tutur Yurianto.