Elektabilitas Prabowo Anjlok Usai Gandeng Gibran, Denny Siregar: Akhirnya Paham Kenapa Mereka Sebar Hoaks

Elektabilitas Prabowo Anjlok Usai Gandeng Gibran, Denny Siregar: Akhirnya Paham Kenapa Mereka Sebar Hoaks

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

"(Mereka) mungkin masih memaafkan Pak Prabowo jadi menteri, Pak Prabowo di-endorse Pak Jokowi, tapi ketika menggandeng anaknya, kena dengan isu politik dinasti dan lain-lain, itu kemudian kalau kita lihat di sini potensi bahkan sudah menjadi beban elektoral buat Pak Prabowo," ujar Yunarto.

Dalam survei terbarunya, Charta Politika juga melakukan simulasi tiga pasangan calon yang telah mendaftar ke KPU.

Hasilnya, Ganjar Pranowo – Mahfud MD paling banyak dipilih responden dengan elektabilitas sebesar 36,8 persen.

Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka berada di urutan kedua dengan 34,7 persen.

Terakhir, elektabilitas pasangan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar 24,3 persen.

“Secara berpasangan, Ganjar Pranowo - Mahfud MD menjadi pilihan tertinggi, diikuti Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka dan Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar,” kata Yunarto.

"Kita bisa lihat atau berspekulasi dan membuat hipotesa bahwa masuknya nama Mas Gibran sebagai cawapres malah menjadi liabilities, bukan menjadi aset," kata Yunarto dalam konferensi pers, Senin 6 November 2023.

Penggiat media sosial, Denny Siregar, mengaitkan hasil survei tersebut dengan ramainya hoaks hasil survei SMRC yang dibagikan Politikus Gerindra Andre Rosiade terkait Prabowo-Gibran unggul hingga 45 persen dibanding Ganjar-Mahfud. Lalu, SMRC membantah belum mengeluarkan survei.

"Akhirnya paham kenapa kemaren disebarkan hoaks survey SMRC sama orang
Gerindra. Rupanya karena suara paslon mereka anjlok," tulis Denny dengan emoticon tertawa.