ARN Optimistis PSBM Dorong Investasi dan Jejaring Bisnis Saudagar Bugis Makassar

ARN Optimistis PSBM Dorong Investasi dan Jejaring Bisnis Saudagar Bugis Makassar

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar – Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) kembali digelar sebagai ajang silaturahmi dan penguatan jejaring saudagar Bugis-Makassar yang telah berlangsung hampir tiga dekade.

Kegiatan tahunan yang digelar setelah Hari Raya Idulfitri ini dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong kolaborasi bisnis dan investasi, khususnya bagi pelaku usaha asal Sulawesi Selatan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Andi Rukman Nurdin Karumpa (ARN) yang menilai PSBM tahun ini memiliki potensi lebih besar dalam memperkuat ekonomi dan jejaring usaha, terutama dengan hadirnya sejumlah tokoh nasional dan kepala daerah.

Menurut ARN, kehadiran banyak pejabat nasional dan daerah menjadi peluang besar bagi pelaku usaha untuk membangun kolaborasi konkret dengan pemerintah.

“Pertemuan PSBM kali ini bisa lebih efektif karena ada 9 gubernur yang berasal dari Sulsel dan 9 menteri termasuk wamen yang ada pada kabinet Prabowo. Saya sangat optimis para pelaku dunia usaha di berbagai sektor untuk memperluas jejaring dalam rangka mengembangkan bisnisnya,” ujarnya.

Apresiasi Kepemimpinan AAS

Dalam kesempatan tersebut, ARN juga memberikan apresiasi kepada Ketua Umum BPP KKSS yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman (AAS).

Ia menilai AAS memiliki komitmen kuat dalam mendorong lahirnya pelaku usaha baru serta pengembangan sektor strategis, terutama di bidang pangan dan pendidikan.

Menurutnya, sejumlah program yang dijalankan KKSS di bawah kepemimpinan AAS telah menunjukkan hasil nyata, termasuk pembangunan sekolah unggulan KKSS dalam waktu relatif singkat.

“Ketua Umum KKSS AAS adalah pribadi yang punya jiwa sosial tinggi dan semangat untuk mencetak pelaku-pelaku usaha baru, khususnya di sektor pangan dan pendidikan. Kami memberi apresiasi kepada beliau yang benar-benar taro ada taro gau dalam mengimplementasikan program,” katanya.