Edan! Pria Ini Datang ke Pesta Covid-19 Berharap Dapat Kekebalan

Edan! Pria Ini Datang ke Pesta Covid-19 Berharap Dapat Kekebalan

Dias

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id - Seorang pria berusia 55 tahun asal Austria pergi ke pesta Covid-19 di Italia. Atas tindakannya, ia berharap bisa membangun kekebalan terhadap Covid-19.

Namun, pada akhirnya ia meninggal karena virus tersebut. Pria itu meninggal di Austria pekan lalu setelah tertular virus Covid-19.

Pesta Covid-19 itu saat ini lazim diadakan di kota Bolzano Italia, dan tempat lain di seluruh provinsi South Tyrol, menurut laporan Rai Alto Adige, mengutip Patrick Franzoni, wakil koordinator unit Covid-19 di kota tersebut.

Melansir Kompas, Sabtu, 27 November 2021, Franzoni mengatakan dia dan rekan-rekannya menyadari bahwa beberapa anak muda sengaja mencoba untuk terinfeksi Covid-19. Dengan begitu, mereka berharap bisa mendapat kartu hijau atau ejenis bukti vaksinasi, tanpa harus menerima vaksin Covid-19.

Kartu hijau pertama kali diperkenalkan di Italia pada Agustus, dan diwajibkan untuk tempat kerja bulan lalu.

Sertifikat tersebut diperoleh dengan divaksinasi penuh terhadap Covid-19, atau pulih secara alami dari virus dalam enam bulan terakhir. Sertifikat itu juga diperlukan di bagian lain Eropa.

"Kami telah menerima lebih dari satu pasien yang mengaku telah terinfeksi dengan sengaja," katanya, menurut outlet berita.

"(Mereka melakukan ini) untuk mengembangkan antibodi, dan untuk mendapatkan izin hijau tanpa vaksinasi. Ada konsekuensi jangka panjang dan bahkan orang muda bisa berakhir di rumah sakit."

Mulai 6 Desember, Italia akan memerlukan izin kesehatan untuk akses ke bioskop, teater, pusat kebugaran, klub malam, lift ski dan stadion, serta bersantap di dalam ruangan di restoran dan bar.

"Kami melihat situasi (Covid-19) di negara-negara yang berbatasan sangat serius dan kami juga melihat bahwa situasi di Italia secara bertahap tetapi terus-menerus semakin buruk," kata Perdana Menteri Italia Mario Draghi, mengumumkan tindakan tersebut kepada wartawan pada Rabu, 24 November 2021.