Diabetes: Kelainan Metabolik Atau Konsekuensi Gaya Hidup Modern?

Diabetes: Kelainan Metabolik Atau Konsekuensi Gaya Hidup Modern?

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Diabetes adalah salah satu penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat Indonesia.

Penyakit ini terjadi ketika tubuh tidak dapat menghasilkan atau menggunakan insulin dengan baik, sehingga menyebabkan kadar gula darah yang tinggi.

Pada penderita diabetes yang pankreasnya tidak bisa memproduksi insulin, mengakibatkan sel-sel tubuhnya tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi. Hal tersebutlah yang membuat glukosa menjadi menumpuk di dalam darah.

Secara umum, diabetes dibedakan menjadi 2 tipe, yang pertama adalah diabetes autoimun, dimana sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas yang memproduksi insulin.

Kemudian, tipe yang kedua adalah jenis diabetes yang banyak terjadi yaitu resistensi insulin, dimana sel-sel tubuh menjadi kurang sensitif terhadap insulin sehingga insulin yang dihasilkan oleh pankreas tidak bisa digunakan dengan baik.

Banyak dampak diabetes yang bisa mempengaruhi berbagai bagian tubuh dan memicu berbagai masalah kesehatan yang serius.

Salah satu bahaya diabetes adalah kerusakan pada saraf atau neuropati. Kondisi ini terjadi ketika kadar gula darah tinggi merusak saraf, yang dapat menyebabkan kebas, mati rasa, dan rasa sakit pada kaki dan tangan.

Pada beberapa kasus yang parah, neuropati dapat menyebabkan luka yang sulit sembuh dan bahkan amputasi.
Tidak hanya itu saja, diabetes juga dapat menyebabkan kerusakan pada mata atau retinopati.

Kerusakan pada mata ini terjadi ketika kadar gula darah tinggi merusak pembuluh darah di retina mata, yang dapat menyebabkan penglihatan kabur atau bahkan kebutaan.
Meskipun demikian, kondisi ini dapat dicegah dengan menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Selain itu, diabetes juga dapat memicu masalah kesehatan lainnya seperti penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal.
Ketika kadar gula darah tinggi jangka waktu yang lama, maka akan merusak pembuluh darah di seluruh tubuh, termasuk pembuluh darah di jantung, otak, dan ginjal.