Terkini.id, Jakarta - Politisi PDIP, Dewi Tanjung menanggapi perihal Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo diamankan beberapa hari ke depan di Mako Brimob terkait kasus kematian Brigadir J.
Dewi Tanjung pun lewat videonya di kanal YouTube pribadinya, menilai kemungkinan Ferdy Sambo diamankan karena Kapolri sudah tahu kejadian sebenarnya terkait kasus kematian Brigadir J itu.
Hal itu diungkapkan Dewi Tanjung dalam video berjudul 'Nyai Akan Larung Kepala Kerbau ke Laut Biar Alam yg Menseleksi', seperti dilihat Terkini.id pada Minggu 7 Agustus 2022.
"Katanya pak jenderal sudah diamankan di Mako Brimob untuk beberapa hari ke depan. Yah bisa jadi, penyidik sudah tahu yang sebenarnya terjadi, Kapolri sudah tahu apa yang sebenarnya terjadi, makanya si pak jenderal diamankan," kata Dewi.
Menurut politisi wanita yang akrab disapa Nyai itu, kasus yang disebut berawal dari pelecehan seksual itu sangat janggal lantaran tidak ada bukti maupun saksi serta sejumlah barang bukti di TKP dihilangkan.
"Karena ini sangat janggal sekali hanya kasus pelecehan seksual yang tidak ada bukti, saksinya, tapi anak orang disiksa sampai mati, dan banyak barang bukti yang dihilangkan di TKP," ungkapnya.
Lebih lanjut, Dewi juga mengaku geram dengan si pembunuh Brigadir J tersebut. Maka dari itu, wanita yang akrab disapa Nyai itu akan melakukan cara yang ekstrem agar keadilan dalam kasus tersebut bisa ditegakkan.
"Nyai makin geram, makin gemes sekali, akhirnya nyai akan mengambil keputusan yang cukup ekstrem sekali, ini sebenarnya tidak boleh kita lakukan, tapi untuk menegakkan keadilan kita juga harus pakai cara yang sangat ekstrem," tegasnya.
Cara ekstrem yang ia maksud tersebut yakni dengan menggelar ritual melarungkan kepala kerbau ke laut selatan agar pelaku pembunuh Brigadir J bisa terungkap.
"Nyai akan melakukan ritual melarung kepala kerbau ke laut selatan. Di kepala kerbau itu Nyai akan taruh beberapa nama, dan Nyai akan serahkan ke alam, biar alam yang seleksi siapakah pelakunya nanti akan kelihatan," tuturnya.
Dengan cara ritual yang akan ia lakukan itu, menurut Dewi, alam akan menunjukkan siapa pelaku pembunuh Brigadir J yang sebenarnya.
"Cara itulah, biar alam yang berbicara jika memang hukum di negara ini sudah tidak bisa kita andalkan," ujar Dewi Tanjung.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ditemukan tanggapan dari pihak Ferdy Sambo maupun Kapolri terkait pernyataan Dewi Tanjung tersebut.










