'Cornelis Speelman and The Gank', Teater yang Ajak Penonton Ikut 'Berlayar' ke Masa Lalu

'Cornelis Speelman and The Gank', Teater yang Ajak Penonton Ikut 'Berlayar' ke Masa Lalu

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

BAYANGKAN duduk di kursi penonton, lalu tiba-tiba merasa sedang berada di atas kapal menuju Makassar ratusan tahun lalu. Sensasi itu yang ingin dihadirkan dalam “Cornelis Speelman and The Gank”.

Pertunjukan ini akan dipersembahkan pada 10 Mei 2026 di Panggung DKSS, sebagai bagian dari Festival Teater Cerita Rakyat Sulawesi Selatan 2026.

Diproduksi Teater BM Production, pementasan ini mengangkat kisah pertemuan dua tokoh besar: Sultan Hasanuddin dan Cornelis Speelman.

Namun yang membuatnya menarik, cerita tidak berhenti pada siapa menang dan kalah. Ada sisi lain yang diangkat—tentang ketakutan para prajurit, tentang mitos yang hidup, hingga semangat perlawanan yang tak pernah benar-benar hilang.

Didukung oleh aktor berpengalaman seperti Aco Brown, Irwan AR, Agung Lazim, Andaspeak, Adi Doang, Rahman Labaranjjangi, Nojeng Comol dan Sabilul Razak, pertunjukan ini menjadi salah satu sajian yang paling dinantikan dalam festival. Pimpinan produksi ditangani Ashabull Kaffi, Musik Bahar Karca dan Ola Roland, dan yang menarik ada penampilan spesial sinrilik oleh Haeruddin Dg Nassa. Supervisor Andri Prakarsa.

Pimpinan produksi Ashabull Kaffi menyebut proses persiapan memakan waktu lebih dari sebulan dengan melibatkan aktor-aktor berpengalaman. Sementara itu, sutradara Bahar Merdhu menegaskan bahwa pertunjukan ini bukan sekadar tontonan, tapi juga ruang untuk melihat ulang sejarah.

Ditambah penampilan sinrilik oleh Haeruddin Dg Nassa, pertunjukan ini semakin kaya.