Cegah Penyebaran Omicron, Jepang Perketat Perbatasan Hingga Akhir Februari 2022

Cegah Penyebaran Omicron, Jepang Perketat Perbatasan Hingga Akhir Februari 2022

Fitri Wisneti

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, mengumumkan secara langsung, perpanjangan pengetatan di wilayah perbatasan hingga akhir Februari 2022.

Diketahui sejak 30 November 2021, negara Jepang hanya menerima warga negaranya dan penduduk tetap, sebagai pencegahan penyebaran covid-19 varian Omicron.

Jepang hanya akan memberikan izin masuk, pada pasangan dan anak-anak dari warga Jepang, atau penduduk yang memiliki izin tinggal dengan situasi khusus.

Akibat kondisi ini, banyak orang yang menolak bekerja sebagai guru bahasa asing dan posisi asisten di Jepang, dan bahkan jumlahnya mencapai lebih dari 300 orang.

Pemerintah Jepang telah memberlakukan pengendalian perbatasan yang ketat, termasuk menututp pemesanan penerbangan hingga akhir 2021 lalu.

“Karena aturan perbatasan yang paling ketat di antara negara-negara G7, kami dapat meminimalisasi masuknya varian Omicron dan memiliki waktu untuk persiapan lonjakan kasus domestik,” kata Kishida kepada wartawan, mengutip dari Kompas.com pada Selasa, 11 Januari 2022.

Juga untuk sementara waktu ini, Jepang tidak menerima kedatangan Warga Negara Asing (WNA) baru, juga akan menetapkan angka kedatangan harian penumpang di jumlah 3.500 orang.

Namun diduga Jepang akan mengurangi jumlah pembatasan, salah satu kemungkinannya dari kalangan pelajar internasional karena beberapa dari mereka juga akan lulus dalam waktu dekat ini.

Kishida juga berjanji akan berupaya untuk mempercepat proses vaksinasi, karena varian Omicron dianggap banyak menyerang kalangan muda dan anak-anak.