Terkini.id, Jakarta - Keputusan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang akan menaikkan ibadah haji 1444 H/2023 M sebesar 70 persen alias Rp69.193.733,60, mendapatkan kecaman dari kader Partai Demokrat Yahya Harahap.
Lewat media sosial pribadinya, Yahya Harahap mengutarakan opininya terkait langkah yang ditempuh oleh Kementerian Agama.
"Sadis ini. Kenaikkannya hampir 80 persen. Ngiler amat sama dana umat," ujar Yahya Harahap, dilansir dari akun Twitter YanHarahap, Sabtu 21 Januari 2023.
Sebagai informasi, dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI pada Kamis 19 Januari 2023, Kementerian Agama mengusulkan akan menaikkan biaya perjalanan haji dari yang tadinya Rp39 juta menjadi Rp69,1 juta.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berujar kenaikkan ini disebabkan oleh berkurangnya nilai manfaat bagi jemaah.
Diketahui selama ini biaya haji memperoleh subsidi dari nilai manfaat sebanyak 40,54 persen.
Namun tahun ini subsidi yang didapatkan hanya 30 persen.
"Bipih usulan dari pemerintah 69.193.734,00 atau 70 persen dan nilai manfaat 29.700.175,11 atau 30 persen dan BPIH 98.893.009,11 atau 100 persen," kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Lebih lanjut, Menteri Agama Yaqut beralasan melonjaknya biaya haji dengan mengurangkan nilai manfaat agar biaya haji di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) tidak runtuh.
"Menurut kami yang paling logis untuk menjaga supaya uang jemaah yang ada di BPKH tidak tergerus yang dengan komposisi seperti itu," tuturnya.










