Akibatnya, warga terus dikorbankan. Masyarakat dipaksa untuk menghadapi dampak kerusakan lingkungan dan bencana banjir tahunan.
"Kebijakan pemerintah hanya sebatas memberikan pertolongan bukan perlindungan. Sehingga masalah banjir ini tidak akan ada berakhir sampai kapan pun," tuturnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulsel. Cuaca ekstrem diprakirakan terjadi sejak tanggal 12-16 Februari 2023.
"Prakiraan tanggal 12-16 Februari 2023, hujan dengan intensitas lebat yang cenderung berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Selatan," kata Plh Kepala BMKG Wilayah IV Makassar Kamal A dalam keterangannya.
Berdasarkan analisis BMKG, kondisi cuaca di Sulsel menunjukkan adanya peningkatan curah hujan.
Terpantau adanya tekanan rendah (low pressure area) di wilayah Australia bagian utara yang menginduksi peningkatan kecepatan angin dan membentuk daerah konvergensi.
"Dinamika atmosfer terkini menunjukkan adanya potensi peningkatan curah hujan di wilayah Sulawesi Selatan," jelas Kamal.










