Asmo Sulsel Kembali Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Mamuju Sulbar

Asmo Sulsel Kembali Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Mamuju Sulbar

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Mamuju - Gempa bumi yang melanda Sulawesi Barat dengan magnitudo (M) 6,2 pada Januari 2021 lalu membuat puluhan orang meninggal dunia dan sejumlah gedung bangunan serta rumah warga rusak total.

Selain mengakibatkan kerusakan fasilitas umum dan rumah tinggal, hal tersebut tentu memiliki dampak lainnya seperti kerugian moril dan materil.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan tajuk “Honda dan Astra Motor Berbagi”.

Asmo Sulsel Kembali Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Mamuju Sulbar

Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Kepala Wilayah Asmo Sulsel, Thamsir Sutrisno kepada Bupati Mamuju, Siti Sutinah Suhardi.

Kegiatan ini dilakukan pada Jumat, 18 Juni 2021 kemarin di kediaman Bupati yang merupakan perempuan pertama di Kabupaten Mamuju dan Sulawesi Barat.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dihadiri jajaran management Asmo Sulsel serta jajaran Kepala Dinas Kabupaten Mamuju.

Kepala Wilayah Asmo Sulsel Thamsir Sutrisno mengatakan Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Honda untuk terdampak gempa, terlebih bencana ini terjadi di wilayah operasionalnya.

"Kita harus saling bahu membahu membantu saudara-saudara yang tertimpa musibah ini. Astra Motor berkolaborasi dengan Pemkab Mamuju terus berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif kepada masyarakat,"ujarnya.

“Melalui program CSR Honda dan Astra Motor Berbagi ini, kami berharap bisa memberi suntikan semangat dan kekuatan kepada masyarakat Sulbar untuk melewati musibah gempa yang terjadi beberapa waktu lalu,"tandasnya.

Proses penyaluran bantuan tersebut kata Thamsir dibagi dalam beberapa tahap di sejumlah titik bencana.