Apakah Imlek Agama Buddha atau Kong Hu Tju? Simak Ulasannya

Apakah Imlek Agama Buddha atau Kong Hu Tju? Simak Ulasannya

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Imlek dirayakan untuk menyambut datangnya musim semi, saat itu masyarakat Tiongkok hidup dari bercocok tanam dan selama datangnya musim dingin.

Mereka tidak bisa beraktifitas di ladang mereka selama beberapa bulan lamanya.

Dan ketika musim semi tiba, mereka menyambutnya dengan suka cita karena mereka kembali bisa beraktifitas di ladang mereka, dengan mendatangkan hasil panen yang memuaskan.

Datangnya musim semi ini mereka merayakannya sebagai Tahun Baru Imlek dan mereka mengucapkan Sin Chun Kiong Hi (selamat datang musim semi).

Banyak orang keturunan Tionghoa di Indonesia mengatakan Imlek tahun ini adalah Imlek yang ke 2573.

Imlek 2573 bukanlah Imlek yang dihitung sejak jaman Dinasti SIA. Imlek 2573 adalah Imlek versi kaum Konfusiunisme.

Yang dihitung sejak tahun kelahiran Confusius /Nabi Kong Hu Tju. Confusius lahir pada thn 551 SM.

Kaum Konfusiunisme begitu berterima kasih kepada Confusius, yang telah mengajarkan mereka etika dan moralitas

Sehingga tahun lahir beliau dijadikan sebagai Imlek pertama.

Walau sesungguhnya masyarakat Tiongkok saat itu sudah merayakan Imlek sejak 2147 tahun silam.

Imlek merupakan Budaya etnis Tionghoa Nusantara dan perlu disadari dan dipahami untuk menambah pemahaman kita.

(Tulisan ini diteruskan oleh Ketua PSMTI Sulawesi Barat, Oei Iming Wijaya)