Apakah Imlek Agama Buddha atau Kong Hu Tju? Simak Ulasannya

Apakah Imlek Agama Buddha atau Kong Hu Tju? Simak Ulasannya

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id - Banyak orang warga keturunan Tionghoa Buddhist setelah beralih memeluk keyakinan agama lain ada yang tidak lagi mau merayakan Imlek dengan mengatakan kalo mereka bukan lagi Buddhist.

Statement ini seolah-olah mengimplikasikan bahwa Imlek adalah hari Buddhist.

Imlek sesungguhnya bukan hari Buddhist, jadi setiap orang warga keturunan Tionghoa apapun keyakinan agamanya boleh merayakannya.

Buddhisme pada mulanya masuk ke daratan Tiongkok pada tahun 65 M dibawa oleh dua orang Bhiksu dari Asia Tengah yang bernama Bhiksu Kasyapa Matangga dan Bhiksu Gobarana.

Pada saat Buddhisme masuk ke daratan Tiongkok 1957 thn yang lalu, di daratan Tiongkok sudah ada dua ajaran
yang dianut oleh warga setempat yaitu
Taoisme dan Konfusianisme.

Akan tetapi Buddhisme tidak saling bersinggungan dengan dua ajaran setempat malah diterima dengan tangan terbuka oleh masyarakat setempat di sana. Sehingga terjadilah sinkretisme
(percampuran tiga ajaran) yang kita kenal sekarang sebagai Sam Kaw (tiga ajaran = Tridharma).

Pada saat itu, awal Buddhisme masuk ke daratan Tiongkok, 1957 tahun yang lalu, masyarakat Tiongkok sebelumnya sudah merayakan Imlek sejak 2763 tahun sebelumnya.

Jadi tahun ini adalah Imlek yang ke 4720. Dari sejarah ini kita bisa menyimpulkan bahwa Imlek bukan hari Buddhist.

Imlek dirayakan pertama kali pada 4720 tahun yang lalu sejak Dinasti awal di daratan Tiongkok yaitu Dinasti SIA.