Tak Sama dengan MotoGP Mandalika, Anies Tegaskan Formula E Tidak Gunakan Jasa Pawang Hujan

Tak Sama dengan MotoGP Mandalika, Anies Tegaskan Formula E Tidak Gunakan Jasa Pawang Hujan

LA
Lilis Adilah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Perhelatan balapan mobil listrik Formula E disebut tidak akan menggunakan jasa pawang hujan seperti yang terjadi di perhelatan MotoGP Mandalika.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang menegaskan tidak ada pawang hujan dalam perhelatan Formula E.

Anies Baswedan menyampaikan bahwa cuaca yang tidak menentu merupakan suatu resiko yang harus ditanggung di negara tropis.

"Ini kan suasananya lagi banyak hujan. Mungkin mengantisipasinya bagaimana? Satu kata, Formula E nggak ada pawang-pawangan," kata Anies Baswedan, dikutip dari laman Detik.com, Jumat 3 Juni 2022.

Menurut Gubernur DKI Jakarta itu bahwa segala kondisi cuaca harus tetap disyukuri.

Meskipun Formula E tidak menggunakan jasa pawang hujan, namun pihak panitia akan terus berkoordinasi dengan pihak BMKG.

"Dan pembalap sudah tahu mereka akan melakukan lomba balapan di tempat yang bisa terang, bisa basah. Kami dari Pemprov DKI Jakarta selalu menggunakan ilmu pengetahuan dan data dalam bekerja," katanya.

"Kita bekerja sama dengan BMKG untuk memonitor perkembangan cuaca. Bila terang kita syukuri, bila hujan kita syukuri. Semuanya adalah rahmat kita tinggal di Khatulistiwa yang terbiasa dengan terang dan basah," sambung Anies.

Sebelumnya, Anies berharap perhelatan Formula E berjalan lancar sesuai rencana. Anies meyakini seluruh pembalap yang berlaga pada 4 Juni nanti sangat profesional, sehingga mampu menghadapi situasi apa pun.

"Mereka semua adalah pembalap-pembalap yang berpengalaman, dan Formula E sudah menjalani ini di berbagai tempat jadi kita insyaallah bisa berjalan sesuai dengan rencana," kata Anies.

Anies juga berbicara soal potensi hujan saat gelaran Formula E. Dia mengaku bakal mensyukuri segala kondisi cuaca yang terjadi pada 4 Juni mendatang.

"Tapi intinya adalah bila kering kita syukuri, bila hujan kita syukuri," ucapnya.

Co-Founder Formula E Alberto Longo mengakui tak ada pembalap yang menginginkan hujan saat turnamen berlangsung. Akan tetapi, dia memandang kondisi sirkuit yang dilanda hujan ringan justru memberikan tantangan bagi pembalap.

"Kalau mereka (pembalap) dengar pasti mereka ingin membunuhku karena tidak ada pembalap yang ingin balapan saat hujan. Tapi bagi penggemar motosport, hujan sedikit akan menjadi lebih atraktif," jelasnya.