Anggota DPR Fraksi PDIP Curiga Kebakaran Kilang Minyak Cilacap Akibat Sabotase, Jelang Pilpres 2024?

Anggota DPR Fraksi PDIP Curiga Kebakaran Kilang Minyak Cilacap Akibat Sabotase, Jelang Pilpres 2024?

Ratna

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Kebakaran kilang minyak milik PT Pertamina yang terjadi di Kilang Cilacap, Sabtu, 13 November 2021 lalu mendapat sorotan dari Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Adian Natipulu.

Adian Natipulu curiga adanya aksi sabotase di balik kebakaran tersebut. Pasalnya peristiwa yang serupa telah terjadi berulang-ulang kali.

"Mungkin tidak, terjadi sabotase? Ya mungkin juga. Oleh siapa? Bisa mafia migas, bisa juga orang-orang lain yang berkepentingan untuk membuat instabilitas. Kenapa? Karena bahan bakar minyak ini kan komponen penting buat industri, buat kehidupan manusia, dan sebagainya," ujar Adian Natipulu dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat (Jakpus), mengutip Galamedia, Senin 15 November 2021.

Bukan hanya itu, Adian Natipulu juga merasa tak yakin dengan alasan faktor alam yang dianggap menjadi penyebab utama kebakaran tangki di Kilang Cilacap tersebut.

Sebab, menurutnya, kilang minyak sebagai objek vital negara memiliki pengamanan yang cukup ketat, termasuk terhindar dari potensi tersambar petir dan cuaca.

“Karena terjadi berkali-kali, kita melihat jangan-jangan tidak cuma karena faktor alam. Mungkin tidak, terbuka faktor-faktor yang lain? Kilang minyak ini kan harusnya masuk kategori objek vital negara ya, pengamanannya itu harus luar biasa. Mengamankan dari sabotase, mengamankan dari bencana alam, dan sebagainya," ujar Adian.

Sementara itu, juga disebutkan adanya kemungkinan kebakaran kilang minyak Pertamina di Cilacap itu terjadi lantaran adanya sabotase menjelang perhelatan pilpres 2024.

"Kalau sabotase, ini yang menyabotase kelompok ini, kepentingannya ini, ada dugaan ini, terkait sabotase menuju tahapan awal pemilu yang sudah akan dimulai, misalnya awal tahun depan," ujarnya.

Lantaran muncul banyak spekulasi, Adian Natipulu menegaskan bahwa pihaknya mendesak penyelidikan oleh petugas kepolisian terkait penyebab insiden kebakaran kilang minyak tersebut.

"Kami akan mendesak agar aparatur negara yang berwenang untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan segera bergerak secepat mungkin. Mengaudit, memeriksa, segala sesuatu. Kenapa? Ini untuk menghentikan spekulasi sehingga tidak muncul spekulasi yang terlalu jauh," tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga menuntut ketegasan dari kementerian BUMN dan mendesak agar direksi kilang dimintai pertanggungjawaban atas terbakarnya kilang minyak Pertamina di Cilacap.

"Kami menuntut ketegasan kementerian BUMN dan direksi Pertamina untuk segera bersikap dan jajarannya yang bertanggung jawab. Yang bertanggung jawab tentunya bukan direksi bagian distribusi, pengeboran, misalnya, tapi ada yang secara spesifik bertanggungjawab terhadap keamanan kilang. Siapa? direksi kilangnya. Dituntut pertanggungjawabannya seperti apa," pungkasnya.