Ambulance RSUD Lasinrang Pinrang Kecelakaan di Pangkep, Satu Tewas

Ambulance RSUD Lasinrang Pinrang Kecelakaan di Pangkep, Satu Tewas

EP
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Pinrang - Ambulance RSUD Lasinrang Pinrang yang mengalami Kecelakaan Tunggal di Sigeri Mandalle kabupaten Pangkep diduga sudah tidak layak pakai.

Warga Pinrang Ridwan mengatakan, ambulance itu kerap mogok saat digunakan, mungkin sudah tidak layak pakai karena mobilnya sudah tua.

"Saya pernah lihat ambulance itu mogok saat digunakan," kata Ridwan Kamis, 12 Desember 2019.

Apalagi kata dia, setelah pegawai pemeliharaan kendaraan operasional rumah sakit pensiun, tidak ada lagi pengawai yang diangkat dan ditugaskan mengurusi perawatan ambulance yang ada di rumah sakit itu.

"Ambulance itu, sudah tidak layak digunakan untuk mengangkut pasien perjalanan jauh," tambahnya.

Kecelakaan tunggal dialami ambulance  yang dikemudikan Agus Rabu petang kemarin mengakibatkan Naharuddin, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Saudara Korban Wahyu mengatakan, sebelum kecelakaan, ambulance itu tidak terkontrol sekitar beberapa ratus meter, setelah itu menabrak trotoar.

"Saking kerasnya benturan itu, mobil ambulance terpental hingga ke jalur yang di sebelah," jelasnya.

Ambulance naas ini lanjut Wahyu, digunakan untuk merujuk orang tuanya H Bakri dari RSUD Lasinrang ke rumah sakit Palamonia Makassar.

"Penumpangnya lima orang, selain sopir dan perawat, saya dan orang tua, serta saudara," sebutnya.

Menurut Wahyu, saat mobil berangkat menuju Makassar Naharuddin duduk di bagian depan bersebelahan dengan supir, sementara dirinya dan perawat serta pasiennya berada di belakang.

Hingga saat berita ini diterbitkan, pihak RSUD Lasinrang Pinrang belum berhasil ditemui, untuk mengkonfirmasi dugaan layak tidaknya ambulance itu digunakan dalam perjalanan jauh untuk merujuk pasien.