Ali Syarief Ngaku Dapat WA dari Jenderal: Isinya, Revolusi Cara Perbaiki Kondisi Negara

Ali Syarief Ngaku Dapat WA dari Jenderal: Isinya, Revolusi Cara Perbaiki Kondisi Negara

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Akademisi Cross Culture, Ali Syarief mengaku mendapat pesan WhatsApp atau WA dari seorang Jenderal dimana isi pesannya menyinggung soal gerakan people power atau revolusi.

Adapun pernyataan Ali Syarief mengaku mendapat pesan WA dari seorang jenderal itu ia sampaikan lewat unggahannya di Twitter pribadinya @alisyarief, seperti dilihat Terkini.id pada Kamis 25 Agustus 2022.

Dalam narasi unggahannya itu, Ali Syarief mengungkap bahwa dirinya mendapat pesan WhatsApp dari seorang jenderal.

Kendati demikian, ia tak menyebutkan secara detail identitas jenderal yang mengirimkan pesan WA itu kepadanya.

Ali Syarief pun membeberkan isi pesan WA dari jenderal itu. Isi pesan WA itu menyinggung soal karakter pemerintahan Presiden Jokowi saat ini.

Menurut isi WA jenderal itu, kata Ali, satu-satunya cara untuk memperbaiki kondisi negara saat ini adalah dengan gerakan people power atau revolusi.

"Salah seorang Jenderal nge WA saya, begini isinya; Melihat karakter regime jkw slm ini; MENURUT SY SATU2NYA CARA UNTUK MEMPERBAIKI KONDISI NEGERI KITA INI ADALAH DG PEOPLE POWER ATAU REVOLUSI," cuit Ali Syarief.

Ali Syarief Ngaku Dapat WA dari Jenderal: Isinya, Revolusi Cara Perbaiki Kondisi Negara

Sontak unggahan Ali Syarief itu menuai banyak komentar dari warganet. Salah satu netizen, meminta Ali Syarief untuk menyebut identitas jenderal yang ia maksud itu.

"Jangan cuma bacot n sembunyi dibalik ketiak Jendral "ghaib"..sebutin aja siapa nama jendral nya' atau maju revolusi atas nama sendiri' jgn bawa yg ghaib..cemen bgt hidup loe," ujar akun @NUsantaraKuu.

Sementara netizen lainnya, @Jawara1945 mendukung pernyataan Ali Syarief soal isi pesan WA dari seorang jenderal tersebut.

"Ya emg harus begitu solusi tepatnya, karna kalo cuma sekedar demo tolak ini tolak itu ya percuma. Kan sumber masalahnya dari Rezim ini, jadi ya solusi nya hancurkan Rezim ini dgn Revolusi !!," ujarnya.