Terkini.id, Luwu Utara- Hari raya umat muslim, lebaran Idul Adha telah berlalu. Berbagai cerita tertoreh dalam suasana Idul Qurban tahun ini. Warna yang berbeda hadir tatkala seluruh umat muslim di seluruh dunia harus bersabar merayakan Idul Qurban di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia.
Hal tersebut tidak terkecuali dirasakan oleh para pengungsi banjir bandang Masamba. Para pengungsi yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian bukan hanya harus merayakan Idul Adha di tengah kondisi pandemi, tetapi juga dalam keadaan berduka setelah tertimpa bencana Senin, 13 Juli 2019 lalu.

Ribuan warga masih bertahan di tenda-tenda pengungsian. Alasannya beragam, ada yang masih trauma ketika air kembali naik jika hujan deras turun ada pula yang telah kehilangan rumah sama sekali sehingga tidak ada tempat untuk pulang lagi.
Laznas Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Sulawesi Selatan menyalurkan Abon Kita Qurban IZI. Program yang diusung perdana tahun ini oleh IZI mentransformasi daging qurban yang biasanya diberikan dalam kondisi mentah, menjadi abon siap konsumsi dan dapat bertahan lebih lama, tanpa mengurangi nilai gizinya.

Penyaluran Abon Kita Qurban IZI dilaksanakan di beberapa titik di Kabupaten Luwu Utara yang terdampak banjir. Titik penyaluran bantuan tersebut antara lain adalah Desa Meli, Kecamatan Baebunta, Desa Kuri-Kuri, Kelurahan Kappuna, dan Kelurahan Bone Tua, Kecamata Masamba, Luwu Utara. Sebanyak 1098 paket abon berhasil disalurkan kepada para pengungsi di empat titik penyaluran tersebut.
Menurut penuturan M. Ichsan, Ketua Tim Penyalur Abon Kita Qurban IZI, lokasi-lokasi tersebut dipilih karena sebagian besar warganya terdampak banjir bandang. "Keempat lokasi yang kami datangi ini sudah melalui proses survei yang ketat. Kami melihat seberapa banyak warga yang kemudian menjadi korban ataupun yang terdampak banjir bandang secara langsung. Kegiatan kami dimulai sejak Sabtu, 15 Agustus hingga hari ini, Senin 17 Agustus," terang Ichsan.

Abidin, salah satu korban banjir bandang yang masih berada di tenda pengungsian Desa Meli mengungkapkan rasa bahagianya atas perhatian yang tidak putus dari IZI Sulawesi Selatan. Abidin menyatakan kini persediaan di tenda pengungsian mulai menipis. "Terima kasih IZI atas segala kebaikan yang dilakukan. Semoga Allah memberikan pahala dan kemudahan rezeki untuk saudara-saudara yang telah berqurban," tutup Abidin.










