Terkini.id, Makassar - Selama 3 pekan pengoperasian KM Umsini sebagai tempat isolasi apung di Kota Makassar, tercatat ada 169 pasien Covid-19 yang telah melakukan pemulihan kesehatan.
121 pasien di antaranya dinyatakan telah sembuh dan diizinkan pulang. Saat ini tersisa 48 pasien yang tengah menjalani perawatan.
Kepala Sekertariat Isolasi Apung Umsini, Ismawaty mengatakan sejak awal berlayar kapal Umsini membawa 60 pasien OTG untuk menjalani isolasi apung.
Pada hari kedelapan ada dua pasien yang turun lantas dirujuk ke rumah sakit. Kemudian, kata dia, 43 orang diturunkan setelah dinyatakan sembuh berdasarkan hasil tes PCR yang dilakukan di atas kapal.
"Setiap harinya ada sekitar 5 hingga 10 pasien yang naik ke kapal Umsini untuk isolasi," kata Ismawaty, Jumat, 20 Agustus 2021.
Dengan angka kesembuhan yang tinggi, Ismawaty percaya isolasi apung menjadi alternatif isolasi penyembuhan bagi warga yang terkonfirmasi Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala dan gejala ringan.
"Inovasi isolasi apung ini juga mulai dilirik oleh daerah lain karena terbukti mengurangi penyebaran virus Covid-19 dengan menjauhkan pasien yang terkonfirmasi dari warga yang sehat," ucapnya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meminta seluruh lurah mengetahui warganya yang terpapar Covid-19. Pasalnya, banyak masyarakat yang tak tertampung di Kapal Umsini.
"Saya perintahkan lurah sebagai assastment terakhir untuk membawa dan memisahkan orang sakit dan sehat di wilayahnya masing-masing 1 (orang) tiap hari," kata Danny Pomanto.
Jumlah orang yang isolasi Covid-19 di Kapal Umsini, kata dia, terus mengalami penurunan lantaran angka kesembuhan tinggi.
Danny mengatakan kecepatan orang sembuh dan kecepatan orang isolasi di Umsini tidak berimbang. Setiap hari jumlah orang yang isolasi di Umsini terus berkurang.
"Jadi kita harus suplai kan tidak efektif. Kalau cuma 50 an tidak efektif. Idealnya 500 kalau lurah-lurah bawa 1 (orang) tiap hari berarti 153 sehari," ucapnya.
Ia mengatakan hingga hari ini baru 4 lurah yang aktif. Menurutnya, lurah-lurah ini agak berat lantaran tidak mampu mengomunikasikan dengan masyarakat.
Danny menyebut lurah punya peranan penting untuk membangun komunikasi dengan warga dan menyakinkan orang per orang.
"Intinya lurah penguasa wilayah dia harus tau orang perorang dan dia harus komunikasi ke semua orang dan harus yakinkan orang per orang," ucapnya.
Bila ada lurah tak mampu bekerja dengan baik, Danny meminta untuk mengundurkan diri.
"Kalau tidak bisa, nda usah jadi lurah. Begitu kira-kira," tuturnya.










