Dalam AHLF, selain menjalani serangkaian pertemuan, delegasi juga akan menyaksikan pameran teknologi alat bantu serta akomodasi yang layak bagi penyandang disabilitas.
Dalam pameran ini misalnya akan didemonstrasikan Tune Map atau aplikasi peta bagi penyandang disabilitas netra, tongkat adaptif - canggih yang disertai sensor dan lampu untuk disabilitas netra, serta Difalink yakni platform informasi lowongan kerja khusus untuk rekan disabilitas.
Kemudian ada pameran peralatan inovatif karya Kemensos yakni Gelang Tuna Rungu dan Wicara (GRUWI) serta Gelang Tuna Grahita (GRITA).
Gelang canggih yang bentuknya fashionable ini disediakan bagi penyandang disabilitas untuk menjaga keamanan mereka dari berbagai ancaman.
GRUWI misalnya, dilengkapi sensor getar dan tombol darurat jika pemakainya menghadapi ancaman. Adapun GRITA dilengkapi sensor denyut nadi.
Jika denyut nadi pengguna meningkat karena menghadapi ancaman, maka gelang akan mengeluarkan cahaya dan bunyi alarm yang menarik perhatian orang sekitar sehingga kejahatan terhadap penyandang tuna grahita bisa dicegah.
Festival Seni Disabilitas
Dalam AHLF 2023 di Makassar ini juga akan menampilkan festival seni disabilitas. Stand bertema Festival Seni Disabilitas akan menampilkan berbagai konten, informasi, dan aktivitas yang berfokus pada promosi seni, kesadaran tentang disabilitas, dan inklusi.
Wirausaha Disabilitas
Masih rangkaian di forum yang sama, akan ada juga kewirausahaan disabilitas. Dimana peserta pameran menampilkan produk kewirausahaan disabilitas dari berbagai sektor, seperti produk seni dan kerajinan, fashion dan aksesoris, makanan, dan sebagainya.










