15. Tari Badaya Wayang Sunyi, Deaf Art Bandung
16. Tari Seret Konde, Kampung Inklusi Banyuwangi
17. Penari Barong Badung, Bali
Menteri Sosial Republik Indonesia, Tri Rismaharini saat pembukaan AHLF 2023 di Makassar mengajak seluruh peserta forum tersebut mendorong negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) untuk mengambil langkah guna memenuhi hak-hak penyandang disabilitas di negaranya melalui praktik-praktik baik yang telah dilakukan.
"Marilah kita sekali lagi menegaskan komitmen global kita untuk kehidupan lebih baik bagi semua penyandang disabilitas,"bebernya.
"Kita harus meningkatkan upaya, mengambil langkah afirmatif menuju penghormatan perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas,"sambung politisi PDIP tersebut.
Selain itu, dia juga mendorong agar negara-negara ASEAN dapat berupaya lebih keras menerapkan aksesibilitas desain ruang publik untuk para penyandang disabilitas, meningkatkan kapasitas bagi pemangku kepentingan dan sektor, serta kampanye regional untuk meningkatkan kesadaran tentang penyandang disabilitas.

"Kami mendorong negara-negara anggota ASEAN untuk terus melanjutkan kerjasama yang sangat baik setelah tahun 2025 kami akan mengambil setiap langkah diperlukan untuk menerapkan hasil yang direkomendasikan dari forum tingkat tinggi ASEAN ini,"bebernya.
Sebagai informasi ajang AHLF di Makassar ini bukan hanya membahas seputar disabilitas saja melainkan juga sebagai wadah untuk mempromosikan sektor pariwisata yang dimiliki Makassar dan Sulawesi Selatan.
Kemensos menjadikan ajang AHLF untuk memperkenalkan sejarah dan objek wisata yang ada di Kota Makassar dan sekitarnya.










