Mengejutkan, Yusuf Dumdum Sebut Banjir Jakarta Akibat Pilih Gubernur Pembohong: Gubernur Hasil Jualan Ayat Kok Dipilih

Mengejutkan, Yusuf Dumdum Sebut Banjir Jakarta Akibat Pilih Gubernur Pembohong: Gubernur Hasil Jualan Ayat Kok Dipilih

Ainur Roofiqi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta- Banjir Jakarta merendam 22 RT di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan pada Rabu 1 Juni 2022 lalu. Pegiat media sosial Yusuf Dumdum lantas menyoroti Gubernur DKI Jakarta.

Yusuf Dumdum melontarkan komentarnya dengan menyinggung Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta melalui akun Twitter pribadinya, sebagaimana dilihat terkini.id pada Kamis 2 Juni 2022.

Menurut Yusuf Dumdum, Jakarta masih rentan terhadap banjir. Dia menyebut bahwa ketika terjadi hujan sedikit atau rintik-rintik saja akan mengakibatkan banjir.

Tidak hanya itu, Yusuf lantas menyebut kejadian ambruknya atap tribun Formula E beberapa hari lalu.

"Jakarta masih trus banjir. Hujan dikit banjir. Hujan rintik2 banjir. Ada angin dikit tenda tribun Formula E ambruk. " tulis Yusuf Dumdum.

Yusuf mengatakan, kedua peristiwa di atas bukan disebabkan oleh hujan dan angin. Namun, karena warga DKI Jakarta salah untuk memilih pemimpin.

"Ini semua bukan salah hujan & angin, tp salah milih pemimpin," ujarnya.

Lebih lanjut, Yusuf menyinggung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan menyebut Gubernur pembohong yang menjual ayat dan mayat.

Yusuf pun mempertanyakan Gubernur yang demikian bisa dipilih oleh warga Jakarta.

"Gubernur pembohong hasil jualan ayat & mayat kok dipilih," ungkapnya.

Bahkan, di akhir unggahan pernyataannya Yusuf menyebut bahwa Jakarta telah mengambil keputusan yang fatal terkait memilih gubernur.

"Jakarta telah mengambil keputusan yg FATAL!" pungkasnya.

Mengejutkan, Yusuf Dumdum Sebut Banjir Jakarta Akibat Pilih Gubernur Pembohong: Gubernur Hasil Jualan Ayat Kok Dipilih
(Twitter/yusuf_dumdum)

Banjir di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan tersebut disebabkan oleh curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung, sebagaimana dikatakan Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta M Insaf.

"Saat ini sebanyak 22 RT di DKI tergenang dengan ketinggian di atas 40 sentimeter," kata Insaf, dikutip dari kompas.com, Rabu 1 Juni 2022.

Insaf menyebutkan, ada enam kelurahan yang terdampak banjir. Rinciannya, dua kelurahan di Jakarta Selatan, yaitu Kelurahan Rawajati dan Pejaten Timur.

Sementara itu, empat kelurahan lainnya di Jakarta Timur, yaitu Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan.

Kelurahan Cawang jadi wilayah dengan dampak banjir terparah. Total ada 6 RT yang dikepung banjir dengan ketinggian air hingga 1,4 meter.

"Kondisi genangan sedang ditangani oleh DSDA, Damkar, dan PPSU Kelurahan. Genangan ditargetkan akan surut dalam waktu cepat," ujar Insaf.