Dirinya optimis, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan membangun rasa percaya diri di kalangan penyandang disabilitas.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) sekaligus sebagai Pembina YBM PLN UID Sulselrabar, Budiono, menyampaikan harapannya agar para peserta dapat mengembangkan usaha mandiri berbasis digital setelah pelatihan ini.
“Kami percaya bahwa setiap individu memiliki potensi besar, termasuk teman-teman disabilitas. Pelatihan ini dirancang untuk mendukung mereka agar bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meraih kesempatan yang lebih luas di dunia digital,” ujar Budiono.
Budiono juga menjelaskan pada pembukaan Training Digital Marketing tersebut, dilakukan juga penyerahan bantuan untuk beberapa guru honorer yang berasal dari Kota Makassar dan sekitarnya.
Ia menambahkan, bahwa dana yang digunakan untuk program ini berasal dari zakat 2,5% yang dihimpun setiap bulan dari pebghasilan pegawai muslim PLN dan dikelola oleh YBM PLN.
Direktur LPK Lunarica, Ibu Ricca Nourma, menyampaikan rasa bangga dapat bekerja sama dalam pelatihan ini. “Kami merasa bangga dapat berkontribusi dalam pelatihan ini. Melalui kerja sama dengan YBM PLN UID Sulselrabar, kami berupaya memberikan pelatihan yang relevan dan aplikatif.
Semoga para peserta dapat memanfaatkan ilmu ini untuk meningkatkan taraf hidup mereka dan membangun usaha yang berkelanjutan di era digital,” ungkapnya.










