WN Myanmar Palsukan Identitas Demi Anak Masuk TNI, KSAD Dudung Beri Kebijakan: Minggu Depan Akan Segera Dilantik

WN Myanmar Palsukan Identitas Demi Anak Masuk TNI, KSAD Dudung Beri Kebijakan: Minggu Depan Akan Segera Dilantik

LA
Lilis Adilah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Pria keturunan Myanmar, Henz Songjanan sebelumnya dinyatakan tidak lulus seleksi anggota TNI AD karena orang tuanya melakukan pemalsuan identitas, yakni sang Ayah yang berkebangsaan Myanmar.

Menyikapi permasalahan yang dihadapi Henz, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengambil kebijakan yakni akan segera melantik Henz Songjanan minggu depan.

Henz Songjanan merupakan pria keturunan Myanmar dari sang Ayah yang lahir dan besar di Maluku yang dinyatakan tidak lulus karena permasalahan administrasi.

Dudung mengatakan setelah mempelajari permasalahan yang dialami oleh Henz, diapun mengembalikan status prajurit siswa kepada Henz Songjanan.

Dudung menyatakan Prajurit Secata PK Rindam XVI/Pattimura itu rencananya akan dilantik pekan depan.

“Minggu depan dia (Henz Songjanan) akan segera dilantik”, kata KSAD Dudung usai memberi kuliah umum di Auditorium Kampus Universitas Pattimura, Kota Ambon, dikutip dari laman CNN Indonesia, Kamis 14 April 2022.

Dudung menjelaskan dalam pelaksanaan Pendidikan tidak serta merta hasil tes administrasi ditetapkan saat itu juga, namun penilaian hasil terus dilakukan pengecakan selama dalam Pendidikan oleh para Babinsa dan Intelijen di lapangan.

“Salah satu hasilnya diketahui adalah hal yang dilanggar orang tua Henz, khsusunya bapaknya yang masih berkebangsaan Myanmar”, kata KSAD Dudung.

Menurut Dudung, Henz tidak mengetahui permasalahan yang dihadapinya karena dia lahir dan tumbuh besar di Maluku, sehingga dengan pertimbangan itu dia mengambil keputusan untuk melantik Henz Songjanan minggu depan.

“Lahir dan besar di Maluku yang tidak mengerti apa-apa terhadap permasalahan status kependudukan orang tuanya”, Jelas Dudung.

Orang nomor satu TNI AD ini pun telah memerintahkan Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Richard Tampubolon, untuk membantu orang tua Henz Songjanan agar dapat menyelesaikan permasalahan administrasi tersebut, sehingga ke depannya tidak memberatkan institusi TNI Angkatan Darat.