Terkini.id, Makassar - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meminta seluruh kasus yang ada di lingkungan pemerintah kota dibongkar. Salah satunya potensi kerugian negara di Jalan Metro Tanjung Bunga hingga kebocoran pajak di Bapenda.
Ia mengaku terbuka dengan segala persoalan dan tak ada yang ditutup-tutupi.
"Saya juga minta semua pengungkapan yang ada diungkap saja, Jalan Metro, silakan diungkap, penerimaan di Bapenda yang bocor, BUMD, ungkap saja," kata Danny Pomanto, Selasa, 25 Januari 2022.
Khusus Jalan Metro Tanjung Bunga, Danny menyebut ada potensi kerugian negara, pasalnya anggaran yang dikeluarkan sebesar 33 miliar hanya menjangkau jalan sepanjang 250 meter.
"Ini kita (sekarang) tidak cukup 90 miliar 5 km, 2 arah lagi. Itu aneh jelas sekali. Itu masuk tahun lalu jadi sekarang diaudit," sebutnya.
Danny juga mengaku heran dengan pencapaian pemerintah kota yang mengalami penurunan dari sisi kinerja.
Ia mengatakan sebelumnya BPK memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atau Unqualified Opinion terhadap laporan keuangan pemerintah.
"Kemarin kan kita hampir disclaimer. Jadi kita adalah daerah yang WTP 5 kali berturut-turut, tiba-tiba dengan pengecualian, WDP, sehingga ini kita harus konsentrasi dalam semua pengungkapan," tuturnya.
Ia pun meminta seluruh jajarannya mendukung BPK dengan menyediakan data yang diperlukan dalam melakukan audit.
"Saya kira di zaman saya dengan ibu Fatma, tentunya kita akan optimis meraih WTP," ungkapnya.










