Wah! Yang Teriak Anies Baswedan Maling itu Sebenarnya...

Wah! Yang Teriak Anies Baswedan Maling itu Sebenarnya...

Raja Ade Romania

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Pengamat politik Tony Rosyid mengatakan bahwa selama ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kerap mendapat kritikan dan hinaan terkait kinerjanya.

Melihat itu, Tony lantas membeberkan alasan mengapa Anies Baswedan bisa terlalu sering memperoleh itu kritikan dan hinaan. Ia menilai itu tak hanya sekedar motif politik.

Ia menyebut motif ekonomi menjadi salah satu alasan mengapa Anies Baswedan kerap dikritik. Pasalnya, sejak Anies menjabat sebagai DKI 1, ia tak bisa diajak kompromi untuk mencuri harta milik negara.

Salah satu bukti nyata, kata dia, adalah kebijakan Anies yang meminta 13 pulau reklamasi untuk ditutup. Menurutnya, Anies sangat serius untuk tidak bisa diajak hal-hal yang dapat merugikan negara.

"Kasus 13 pulau reklamasi yang ditutup Anies, contoh konkret bahwa tidak bisa diajak kompromi untuk hal-hal yang melanggar aturan dan berpotensi merugikan negara," ucap Tony, dikutip dari Warta Ekonomi, Kamis 30 Desember 2021.

Ia pun menjelaskan soal istilah "maling teriak maling" yang kini banyak berada di sekeliling Anies Baswedan.

Ada banyak pihak yang membuat opini publik seakan menuding Anies Baswedan sebagai seorang koruptor. Padahal, sebenarnya pihak-pihak itulah yang menjadi maling.

Mereka menggiring opini publik terhadap Anies Baswedan, sebab mereka merasa kesulitan untuk maling di DKI Jakarta.

"Mereka teriak Anies korupsi. Padahal, adalah para koruptor yang susah untuk korupsi selama gubernurnya masih Anies," pungkasnya.

Diketahui, Anies Baswedan saat ini tengah menjadi bahan perbincangan publik sebab dirinya disebut-sebut akan menjadi salah satu kandidat calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 mendatang. Di beberapa hasil survei, namanya bahkan bersaing dengan nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto.