Waduh! Pria di Pinrang Sulsel Ini Rela Disuntik Vaksin Covid 16 Kali demi Uang?

Waduh! Pria di Pinrang Sulsel Ini Rela Disuntik Vaksin Covid 16 Kali demi Uang?

Dhia Fadhilah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar – Viral sebuah video berisi pengakuan seorang pria warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, yang menjadi joki suntikan vaksin Covid-19 sebanyak 16 kali.

Kepolisian telah mengonfirmasi video tersebut dan memeriksa pria tersebut untuk menggali keterangan lebih lanjut.

Video pengakuan joki vaksin berdurasi 31 detik itu diunggah Abdul Rahim (49), warga Kelurahan Bentengnge Kecamatan Watang Sawitto Kabupaten Pinrang.

Pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan ini mengaku rela menggantikan orang lain untuk mendapatkan suntikan sebanyak 14 orang warga.

"Saya telah melakukan vaksinasi 14 orang pengganti vaksinasi. Adapun suntikan yang saya terima ada 16 kali," kata Abdul Rahim dalam videonya, Senin 20 Desember 2021, dikutip Terkini.id via CNN Indonesia.

Abdul Rahim membeberkan alasan dirinya rela menjadi pengganti orang yang menerima vaksinasi disebabkan masalah ekonomi.

"Upah yang diberikan antara Rp 100 ribu hingga Rp 800 ribu," bebernya.

Pihak kepolisian pun langsung melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kebenaran dari pengakuan warga Kabupaten Pinrang itu setelah video tersebut berujung viral.

"Jadi kita dapat informasi ada orang berkali-kali divaksin, cuma kita dengar informasi kita panggil dan dia datang lalu sempat kita interogasi," kata Kapolsek Watang Sawitto, AKP Muhammad Yusuf Badu saat dikonfirmasi.

Ketika Abdul Rahim ditanya oleh pihak kepolisian, kata AKP Yusuf warga tersebut mengakui telah berkali-kali divaksin.

"Saat kita tanya-tanya, dia mengaku ya seringkali divaksin," bebernya.

Setelah mengambil keterangan, kepolisian lantas memulangkan Abdul Rahim ke rumahnya, pada Sabtu 18 Desember 2021 lalu. Polisi memulangkan warga tersebut karena sampai saat ini belum ada pihak yang merasa keberatan dengan pengakuannya.

"Sesuai instruksi Kapolres nanti kalau ada yang melapor kita serahkan ke Satgas Covid-19," ujarnya.