Terkini.id, Jakarta – Pengakuan Angelina Sondakh terkait kasus yang menyeretnya ke penjara menjadi perbincangan hangat masyarakat Indonesia.
Mantan politisi Partai Demokrat itu menangis saat menceritakan pengalamannya mendekam di penjara akibat kasus megakorupsi Wisma Atlet Hambalang.
“Aku bisa menemukan sahabat sejati di sana, aku bisa menemukan kehidupan sesungguhnya di sana” Ungkap Angelina Sondakh dalam wawancaranya bersama Rosiana Silalahi di kanal Youtube KOMPASTV, sebagaimana dilihat pada Selasa 5 April 2022.
“Aku bisa menemukan ternyata enak juga yah makan di lantai, and then ternyata kenyang juga yah makan dengan tempe” Ujar Angelina Sondakh melanjutkan.
Pernyataan Angelina Sondakh ini ramai direspon oleh banyak netizen di kanal YouTube KOMPASTV salah satunya berasal dari akun YouTube bernama Putra Landak94
Dalam komentarnya, Putra Landak94 menghubungkan pernyataan Angelina Sondakh dengan keluarga SBY.
“SBY mengorbankan kader-kader nya demi menutupi kelakuan busuk Anaknya, sementara kadernya di biarkan proses hukum demi keselamatan anak tercinta nya. Demokrat memang tidak bisa bersih dari mulai berdiri sampai sekarang ini” Tulis seorang pengguna YouTube bernama Putra Landak94.

Angelina Sondakh dalam pernyataannya juga mengakui bahwa dirinya belajar banyak saat harus mendekam di penjara.
“Kalau aku gak di hukum berat, mungkin aku selalu hanya makan di meja makan dengan pembantu yang banyak” Ungkap Angelina Sondakh menjelaskan.
“Which is itu duit aku dapetin dari hal-hal yang tidak baik” Ujar Angelina Sondakh melanjutkan.
Selain menceritakan pengalamannya di penjara, Angelina Sondakh juga membagi cerita saat dirinya sudah tidak dipercaya lagi oleh orang-orang karena menjadi tersangka kasus korupsi.
“So ketika orang gak percaya, aku gak akan maksa mereka untuk percaya kepada saya” Ungkap Angelina Sondakh.
“Aku udah koruptur, yes, orang bilang aku punya fasilitas, kalau mau dibilang aku terima” Ujar Angelina Sondakh melanjutkan.
“Kamu gak percaya sama saya, aku terima juga” Tegas Angelina Sondakh melanjutkan.










