Terkini.id, Jakarta - Anji ramai-ramai menjadi perhatian para netizen menyusul pandangan-pandangannya terkait pandemi covid-19.
Pemilik nama lengkap Erdian Aji Prihartanto itu baru-baru ini merilis video wawancara dengan seorang pria bernama Hadi Pranoto.
Dalam video yang mengudara pada Jumat 31 Juli 2020 itu, Anji mewawancarai Hadi Pranoto, yang ditulisnya dalam video sebagai seorang profesor dan pakar di bidang mikrobiologi.
Salah satu yang menjadi sorotan dalam video itu adalah perbincangan tentang obat herbal yang diklaim mujarab sembuhkan Covid-19 dalam hitungan 2-3 hari.
Wawancara itu mengundang banyak komentar, baik dari kalangan selebriti, bahkan pegiat medis di Indonesia.
Lewat akun Instagram pribadinya, @duniamanji, Anji mencoba menanggapi berbagai isu yang beredar soal hasil wawancaranya terkait obat herbal Covid-19 dengan Hadi Pranoto.
Anji mengatakan, dirinya akan mencoba menerima ajakan influencer kesehatan, dr. Tirta, untuk berdiskusi soal isu tentang dirinya yang sudah terlanjur jadi konsumsi publik.






"Menanggapi isu yang beredar, saya akan berdiskusi dengan pihak-pihak yang ada di postingan dr. Tirta, tanggal 4 nanti. Hasil diskusinya akan saya share. Pertanyaan yang ada nanti saya sampaikan," tulis Anji, Minggu 2 Agustus 2020 malam.
Jawaban ini ditulis Anji setelah sebelumnya, ia diajak diskusi oleh pegiat kesehatan, dr. Tirta.
Pada unggahan pribadinya, dr. Tirta menanggapi soal isu obat herbal Covid-19 yang beredar viral di masyarakat.
Dalam tulisannya, dr. Tirta memang tak menampik bahwa memang ada obat herbal yang sedang diuji klinis. Namun, dr. Tirta menolak pernyataan jika obat Covid-19 sudah ditemukan.
"Obat herbal ini sedang proses uji klinis, seperti vaksin dan obat lainnya yang dikembangkan universitas-universitas dan Eijkman Institute. Jadi ga ada itu istilah obat covid. Apalagi statement 'profesor' yang sungguh harus dibuktikan," tulis dr. Tirta.
Dalam tulisan yang sama, dr. Tirta juga mengajak Anji dan Hadi Pranoto untuk berdiskusi bersama perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terkait isu yang telah berkembang viral.
"Bismillah untuk mengatasi ini, saya sudah bersama dr. Fajriaddai, anggota IDI jakarta Pusat dan dr. Widi JDN Indonesia, akan melakukan diskusi bersama Anji dan Pak Hadi Pranoto. Hasil diskusi akan disebarkan kemudian," lanjut dr. Tirta.










