Video Call Seks Disebar Mantan, Wanita di Makassar Lapor Polisi, Kuasa Hukum: Kesehatannya Terganggu

Video Call Seks Disebar Mantan, Wanita di Makassar Lapor Polisi, Kuasa Hukum: Kesehatannya Terganggu

HZ
Isak Pasabuan
Hasbi Zainuddin

Tim Redaksi

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Seorang perempuan di Makassar inisial YI (25 tahun) terpaksa melaporkan mantan pacarnya MA (25 tahun) ke Polrestabes Makassar atas dugaan telah melakukan tindakan penyebaran video pornografi yang melanggar kesusilaan di media sosial (medsos) berupa Facebook dan Instagram.

Selain itu, MA terduga pelaku juga disebut menyebar video itu ke teman dan kerabatnya. Rekaman video call seks (vcs) tersebut diketahui direkam saat mereka berpacaran dulu. Dugaan awal, pelaku nekad melakukan hal itu lantaran sakit hati usai di putuskan korban.

Kuasa hukum YI, Kiprah Mandiri B Side menyebut, atas nama kliennya ia melaporkan MA atas tuduhan pelanggaran Undang-Undang (UU) ITE dengan pornografi.

"Kami melapor atas dua pelanggaran UU ITE dan UU Pornografi," kata Kiprah pada terkini.id, Selasa 21 September 2021.

Usai melapor, Kiprah menyebut pihaknya masih menunggu perkembangan dari pihak kepolisan perihal proses hukum selanjutnya. Termasuk soal proses penahanan pelaku, semuanya diserahkan pada pihak kepolisian.

Dalam kasus ini juga, disebut beberapa saksi dari korban telah mendatangi Polrestabes untuk memberikan keterangan.

"Tentunya kami berharap semoga pelakunya cepat ditangkap demi kebaikan korban juga. Tapi mengenai penangkapan, kami mengikuti arahan dari kepolisian karena itu wewenangnya," ujarnya.

Adanya kejadian itu, Kiprah mengatakan kliennya YI mengalami trauma yang dalam, kesehatan mentalnya terganggu. Sejak videonya tersebar YI disebut belum juga pulang ke rumah untuk bertemu dengan keluarganya.

"Sangat trauma. Setiap ditanya pasti menangis. Bagaimana korban ini adalah seorang perempuan. Beberapa kali kami datang (ke tempatnya) dia menangis menceritakan kejadian itu. Sampai sekarang dia masih kost karena dia takut sama keluarganya, sama orang-orang sekitarnya," terangnya.

"Kesehatan psikisnya kena. Mentalnya sangat kacau," tambahnya.

Terkait videonya, Kiprah menyebut telah dihapus oleh pelaku setelah viral.