Terkini.id, Jakarta - Belakangan nama Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tengah ramai diperbincangkan publik, imbas pernyataannya yang menyandingkan suara adzan dan gonggongan anjing.
Berbagai tanggapan beredar di media sosial, baik dukungan hingga kecaman terhadap pernyataan Yaqut Cholil tersebut.
Baru-baru ini viral sebuah video yang memperlihatkan seorang pemuda yang memegang pedang samurai melontarkan ancaman kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau akrab disapa Gus Yaqut.
Video pemuda pegang samurai yang disebut ancam Gus Yaqut itu viral usai diunggah pengguna Twitter @Barik_Tomanuru seperti dilihat, Minggu, 27 Februari 2022.
Bukannya mendapat dukungan, pemuda itu justru menjadi buronan netizen yang menyebut tindakannya itu sebagai suatu bentuk tindak pidana dan terancam dipolisikan.
"Pengancaman ini sudah masuk ranah pidana...!! Bisa dilaporkan dan dipidanakan..!! @DivHumas_Polri @ListyoSigitP Viralkan terus..!," komentar akun bernama @mohlukmanulhak2.
"Kena pasal tuh jelas pengancaman," tulis akun bernama @al_jenderal.
Mengutip dari Terkini.id, dalam video itu, seorang pemuda tampak mengenakan kemeja tengah memegang pedang samurai, dan mengaku darahnya mendidih ketika mendengar ucapan Menag Yaqut yang menyamakan antara suara azan dengan gonggongan anjing.
“Mendidih rasanya darah ketika mendengarkan ucapan Bapak Menteri yang menyamakan antara suara azan dengan gonggongan anjing,” ujar pemuda itu.
Menurutnya, ucapan Yaqut itu merupakan bentuk pelecehan dan juga penghinaan terhadap Islam serta nilai-nilai Pancasila.
“Bapak Yaqut, ini adalah pelecehan dan juga penghinaan terhadap Islam serta nilai-nilai Pancasila,” tuturnya.
Ia pun mengatakan kepada Yaqut bahwa umat Islam melantunkan azan lewat pengeras suara sudah sejak puluhan tahun lalu.
“Bapak Yaqut kami umat Islam azan dengan pengeras suara bukan sehari dua hari di NKRI ini, sudah puluhan tahun,” ungkapnya.
Pemuda itu kemudian menegaskan kepada Yaqut bahwa dalam ajaran Islam hanya setan yang membenci suara azan.
“Bapak Yaqut dalam ajaran kami agama Islam yang tidak suka dan membenci suara azan itu hanya setan,” kata si pemuda.
Lebih lanjut, pemuda yang tampak pegang samurai itu meminta Gus Yaqut tidak terus mengusik Islam.
Apabila Yaqut masih terus usik Islam, maka ia tak segan mengeluarkan samurai itu dari sarungnya.
“Bapak Yaqut tolong jangan usik agama kami. Kalau bapak terus usik agama kami (buka sarung pedang),” tegasnya.











