Di babak 16 besar, Mali melanjutkan perjalanan mereka di Surabaya. Mereka menghadapi timnas Meksiko U-17 di Stadion Gelora Bung Tomo.
Di pertandingan ini, Mali menunjukkan kualitas mereka sebagai kuda hitam di turnamen ini. Mereka berhasil mendepak Meksiko dengan skor telak 5-0.
Di laga ini, Mahamoud Barry mencetak dua gol, dan tiga gol lainnya dicetak oleh Ibrahim Diarra, Ibrahim Kanata dan Ange Tia.
Babak Perempat Final
Di babak perempat final, Mali mendapatkan lawan yang cukup berat. Mereka berhadapan dengan sesama wakil Afrika, Maroko.
Pertandingan yang digelar di Stadion Manahan, Solo ini berjalan sengit. Kedua tim melakukan jual beli serangan sejak awal hingga akhir.
Akhirnya di menit ke-81 Ibrahim Diarra berhasil membawa Mali menang sehingga skor 1-0 membawa Mali ke semifinal.
Semifinal
Di babak semifinal, Mali mendapatkan lawan yang berat. Mereka harus berhadapan dengan Prancis.
Di pertandingan ini, Mali sebenarnya tampil apik sejak awal laga. Mereka berhasil mencetak gol terlebih dahulu melalui gol Ibrahim Diarra.
Namun di menit ke-59, Souleymane Sanogo mendapatkan kartu merah. Bermain dengan 10 pemain, jalannya pertandingan menjadi berubah.
Prancis berhasil mencetak dua gol setelahnya melalui gol Yvann Titi dan Ismail Bouneb. Sehingga dengan skor 2-1, Mali gagal lolos ke final.










