Terkini.id, Makassar - Dinas Pendidikan Kota Makassar telah menggelontorkan anggaran beasiswa terhadap 3.000 siswa yang tidak mampu. Tiap siswa mendapatkan Rp1.800.000 per tahun.
Dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD dan Badan Amil Zakat Nasional atau Basnas Makassar.
Beasiswa tersebut, kata Muhyiddin, merupakan upaya pemerintah untuk menekan angka anak putus sekolah.
Sebelumnya pihaknya telah melakukan verifikasi terhadap anak yang putus sekolah. Beberapa anak ditemukan tengah berjualan di kawasan Pantai Losari.
Sebab itu, mereka kemudian dikembalikan ke sekolah. Ia mengatakan pemerintah kota terus memastikan bahwa mereka yang tidak mampu secara ekonomi akan diberikan beasiswa.
"Kita langsung catat namanya untuk diberikan bantuan," kata Muhyiddin, Selasa, 16 Mei 2023.
Baru-baru ini, Muhyiddin menuturkan dari Jakarta, tepatnya di Pusat Data dan Impormasi atau Pustadin untuk mengecek data-data anak putus sekolah di Makassar.
"Anak yang masih tercatat (putus sekolah itu) apakah masih tercatat atau tidak. Kita telusuri data itu," sebutnya.










