Tanya Jawab Imam Syafi'i Soal Perkara Zina

Tanya Jawab Imam Syafi'i Soal Perkara Zina

Fahri Setiadi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/terkini/public_html/webapp/trial/phpdemo/class/td_module.php on line 905

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/terkini/public_html/webapp/trial/phpdemo/class/td_module.php on line 912

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/terkini/public_html/webapp/trial/phpdemo/class/td_module.php on line 934

Terkini.id, Jakarta - Imam Syafi'i menjawab pertanyaan ketika dirinya ditanya soal perkara zina oleh sekolompok ulama yang saat itu membencinya.

Dikisahkan bahwa terdapat sekelompok ulama yang memendam rasa dengki kepada Imam Syafi'i. Mereka bersiasat untuk melakukan tipu daya kepada Imam Syafi'i.

Akhirnya, mereka berkumpul di suatu tempat untuk mengumpulkan pertanyaan-pertanyaan dalam masalah Fiqih dan Aqidah untuk menguji sejauh mana kecerdasan Imam Syafi'i.

Akhirnya, para ulama itu bertemu dengan imam Syafi'i di dalam sebuah kesempatan yang dihadiri oleh Khalifah Harun ar-Rasyid dan mereka menyampaikan pertanyaan-pertanyaan yang telah mereka persiapkan sebelumnya.

Mereka bertanya, "Dua orang muslim yang berakal meminum-minuman keras, kenapa hanya satu di antara mereka yang mendapatkan hukuman? Sedangkan satu lagi bebas?"

Tanya Jawab Imam Syafi'i Soal Perkara Zina
Ilustrasi Imam Syafi'i. [YouTube Rumaisya STUDIO]

Imam Syafi'i menjawab yang terbebas dari hukuman itu adalah anak kecil dan yang dihukum itu adalah anak yang telah mencapai akil baligh atau dewasa.

Mereka bertanya, "Terdapat lima orang lelaki yang berzina dengan seorang wanita. Lelaki pertama mendapat hukuman pancung, yang kedua dirajam, yang ketiga hanya dicambuk 100 kali, yang keempat cambuk 50 kali, dan yang terakhir tidak dihukum apa-apa. Kenapa bisa terjadi?"