Taliban Gempur Afghanistan, KBRI: Fasilitasi WNI yang Sulit Pulang

Taliban Gempur Afghanistan, KBRI: Fasilitasi WNI yang Sulit Pulang

Effendy Wongso

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Kabul - Taliban gempur Afghanistan, KBRI: fasilitasi WNI yang sulit pulang. Menyusul memanasnya intensitas pertempuran antara Taliban dan pasukan pemerintah setempat Afghanistan, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI merespons hal itu secepat mungkin. KBRI mengungkapkan bakal memfasilitasi jika ada warga negara Indonesia (WNI) di berbagai wilayah Afghanistan yang kesulitan pulang.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu RI, Judha Nugraha mengatakan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ibu Kota Kabul terus menjalin komunikasi dan memonitor kondisi WNI di Afghanistan.

“Jika ada WNI yang kesulitan mendapatkan penerbangan komersial untuk keluar dari Afghanistan, KBRI Kabul akan bantu fasilitasi mereka untuk mendapatkan akses penerbangan," terang Judha saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat pada Senin 9 Agustus 2021.

Sejauh ini, seperti dilansir dari CNNIndonesia, Senin 9 Agustus 2021, Judha menjelaskan penerbangan komersial masih berjalan normal di Afghanistan. Ia juga mengatakan, saat in, hanya ada enam WNI yang tinggal di Afghanistan.

“Mereka bekerja di PBB, sebagai ekspatriat, dan (ada juga yang) menikah dengan warga Afghanistan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Judha juga telah mengimbau para WNI di Afghanistan untuk lebih waspada dan segera meninggalkan negara itu jika tidak memiliki urgensi kepentingan.

Seperti diketahui, Taliban memang terus memperluas serangannya sejak Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk menarik pasukannya dari Afghanistan. Mereka bahkan mengklaim sudah merebut 90 persen wilayah negara itu.

Kendati demikian, pasukan pemerintah Afghanistan bersumpah akan merebut kembali daerah-daerah yang kini dikuasai Taliban.

Salah satu sumber pasukan Afghanistan mengatakan, mereka tengah menyusun strategi guna meluncurkan serangan besar-besaran.