Perubahan tersebut pun mampu meredam serangan-serangan Uruguay yang sebelumnya sangat berbahaya khususnya di sisi kiri pertahanan Selecao das Quinas. Urugay yang asyik menyerang justru membuat mereka kecolongan.
Pada menit ke-90, Portugal mendapat hadiah penalti dari wasit setelah Jose Maria Gimenez dianggap melakukan handball di kotak terlarang. Handball terjadi setelah sang pemain bertahan menyentuh bola saat gelandang Portugal Bruno Fernandes melewatinya dengan teknik nutmeg atau menempatkan bola di antara kedua kaki lawan.
Fernandes selaku algojo pun tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Gelandang serang Manchester United ini melepaskan tembakkan datar ke sisi kiri gawang dengan tenang hingga membuat kiper Sergio Rochet terkecoh.
Keunggulan 2-0 membuat Portugal tampil lebih lepas. Bruno Fernandes benar-benar jadi momok untuk pertahanan Portugal dimana sang pemain berkali-kali nyaris mencetak gol di menit-menit akhir.
Namun, skor 2-0 untuk Portugal nyatanya tidak berubah hingga pertandingan selesai. Selecao das Quinas pun menang dan dipastikan menjadi negara ke-tiga setelah Prancis dan Brasil yang lolos ke fase gugur Piala Dunia 2022.
(Sumber: suara.com jejaring Terkini.id)










