Tak Hanya Ari Askhara, Menteri Erick Thohir Juga Berhentikan Semua Direksi Garuda

Tak Hanya Ari Askhara, Menteri Erick Thohir Juga Berhentikan Semua Direksi Garuda

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Terkini.id, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menggelar pertemuan dengan Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Sabtu, 7 Desember 2019. Setelah pertemuan itu, Erick Thohir resmi memberhentikan sementara semua jajaran direksi PT Garuda yang teridentifikasi terlibat dalam kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton. Komisaris Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Sahala Lumban Gaol mengatakan, Dewan Komisaris bersama Menteri BUMN sepakat menonaktifkan seluruh direksi Garuda yang terlibat kasus tersebut. "Kami memutuskan memberhentikan sementara waktu semua anggota direksi yang terindikasi terlibat langsung maupun tidak langsung dalam kasus dugaan penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Bromton dalam penerbangan seri flight GA Airbus A330-900 NEO yang datang dari Prancis 17 November 2019 di Bandara Soekarno Hatta," kata Sahala di Kementerian BUMN, Jakarta, seperti dilansir dari media Bisnis, Sabtu, 7 Desember 2019. Penghentian itu, kata Sahala, akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi perusahaan terbuka. Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengumumkan secara resmi pemecatan Ari Askhara dari Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia terkait kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton di Airbus A330-900 NEO. "Saya sebagai Menteri BUMN akan berhentikan Dirut Garuda," ujar Erick di kantor Kementerian Keuangan. Diketahui, Ari Askhara menjadi pemilik kargo gelap tersebut yang diselundupkan dari Prancis menuju Jakarta. Bea dan Cukai Soekarno-Hatta menyita benda itu di hanggar Garuda Maintenance Facility pada 17 November lalu.