Kumpulan Berita Kolom Terkini Hari ini

islam
KOLOM25 Desember 2022

I Am Sorry, I've Misunderstood Your Faith!

ITULAH potongan kalimat dari Saudara kita, Matthew, setelah mendengarkan khutbah dan menyaksikan sholat Jumatan kami di Jamaica Muslim Center dua hari lalu
 
Festival Kala Monolog
KOLOM17 Desember 2022

Festival Kala Monolog dan Hal-hal yang Kembali Pulih

Festival Kala Monolog yang rutin digelar setiap tahunnya kembali digelar kala teater untuk kedua belas kalinya. Dua tahun sempat absen karena situasi pandemi yang tak mengizinkan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak termasuk kegiatan kesenian.
 
lembaga keuangan syariah
KOLOM30 Oktober 2022

Kerangka Audit Syariah dan Tata Kelola Lembaga Keuangan Syariah

Kerangka kerja dalam pelaksanaan audit merupakan hal yang sangat penting. Kerangka kerja berfungsi sebagai acuan bagi auditor melaksanakan pemeriksaan pada perusahaan. Sehingga tidak semua aspek harus diperiksa oleh auditor hanya yang memiliki resiko dan yang terkait yang harus diuji.
 
muhammadiyah
KOLOM24 September 2022

STKIP Muhammadiyah Barru Menuju 50 Tahun Pengabdian

Terkini.id, Makassar -- Jumat, 23 September 2022 menjadi momen dimana tim visitasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Teknologi, dan Riset RI tiba di Barru. Kunjungan tim visitasi dalam rangka proses perubahan bentuk dari Sekolah tinggi ke universitas.
 
Vale
KOLOM16 September 2022

Opsi Lain untuk Pemerintah Sulsel Selain Menolak Perpanjangan Kontrak Vale

PT Vale Indonesia (INCO), salah satu perusahaan multinasional dalam pertambangan Nikel yang terintegrasi, memang selalu menarik diikuti perkembangannya. Beberapa bulan ini kita ikuti bagaimana manajemen Vale sangat serius untuk ekspansi, melalui kerjasama dengan beberapa perusahaan asing untuk membangun smelter di site Morowali Sulteng dan site Pomalaa Sultra.
 
survei pesanan
KOLOM16 Agustus 2022

Membaca Maksud Baik Wali Kota Makassar Dalam Membangun Rel Kereta Api Elevated

PRO kontra terkait rencana pembangunan rel kereta api jalur Makassar–Maros beberapa waktu terakhir terus mengemuka ke publik. Hal ini disebabkan adanya perbedaan perspektif pembangunan rel kereta api, khususnya untuk wilayah Makassar antara Pemerintah Kota Makassar dengan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan (Sulsel), di mana pemerintah Kota Makassar menginginkan rel layang (elevated) sementara dan BPKA Sulsel menginginkan pembangunan jalur kereta api jalur rel darat (at grade). 
 
Aditya Putra
KOLOM12 Agustus 2022

Opini: Ada 'Telapak Kaki' di Gelora BJ Habibie

PADA masa kampanye untuk pemilihan walikota Parepare tahun 2018, petahana saat itu yaitu Dr. Taufan Pawe mengeluarkan jargon untuk mewujudkan kota Parepare sebagai “Kota Industri Tanpa Cerobong Asap”.