Calon Presiden dari PDIP Ganjar Pranowo dinilai tidak percaya diri sebagai capres tanpa adanya dukungan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi)..
Dampak dari pernyataan siap nyapres yang diucapkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membuatnya diminta Partai PDIP untuk melakukan klarifikasi.