Tim Advokasi Hukum Partai Demokrat, Muhajir menyampaikan, setelah ditolaknya permohonan pengesahan kepengurusan Demokrat hasil KLB Deli Serdang oleh Menkumham, dan 3 kali penolakan gugatan
Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan harapan bahwa pihaknya akan menang di akhir kisruh dengan kubu Moeldoko. Awalnya, AHY mengatakan
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara terang-terangan mengatakan bahwa dirinya terbuka kepada KSP Moeldoko jika ingin berdiskusi membahas Partai Demokrat. Mengutip dari Kompas, melalui program
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut pihainya ingin bersilaturahmi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai polemik dualisme Partai Demokrat. "Kami ingin
ibu para tokoh agama ini, tambah semangat kita," imbuhnya Dilansir dari JPNN.com, adapun perwakilan tokoh agama yang hadir yaitu KH Syaeful Bahri, Pdt. Nus
Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution membandingkan sikap Moeldoko dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di saat terjadinya kisruh Partai Demokrat. Syahrial Nasution lewat
kader Demokrat yang menurutnya dipecat tidak jelas. Sementara. Kata ‘yang tertinggal’ adalah kader-kader yang selama ini terbuang atau tidak terpakai karena Agus Harimurti Yudhoyono
Herzaky Mahendra Putra, Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat kubu AHY menilai bahwa pelaku Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) atau kubu Moeldoko telah
Razman Nasution, Kepala Badan Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang enggan menyebutkan kapan mereka akan menyerahkan laporan hasil